Weton Jawa Sebagai Konsep Keselarasan Manusia dan Alam

  • 14 Sep 2025 17:59 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Perhitungan weton adalah sistem penentuan nilai kelahiran seseorang berdasarkan hari dan pasaran dalam kalender Jawa, di mana nilai hari dan pasaran dijumlahkan untuk mendapatkan neptu weton. Neptu ini kemudian digunakan untuk memprediksi sifat, keberuntungan, dan kecocokan pasangan.

Perhitungan ini sering digunakan dalam tradisi Jawa untuk menentukan hari baik dalam pernikahan. Hal ini menjadi topik perbincangan program Obrolan Budaya Pro 4, RRI Surabaya, Minggu (14/09/2025) yang di pandu oleh Ning Purbandari, dengan menghadirkan narasumber Cak Madiro (Ketua MLKI Surabaya), dan Cak Sumindar (Praktisi Ilmu Jawa).

Cak Mandiro, mengatakan, filosofi hitungan weton Jawa berpusat pada konsep keselarasan (harmoni) antara manusia dengan alam semesta, di mana setiap hari dan pasaran dianggap memiliki energi dan pengaruhnya sendiri yang dapat membentuk karakter, takdir, dan keberuntungan seseorang. Weton digunakan sebagai panduan untuk introspeksi diri, menemukan potensi dan kelemahan, serta memilih waktu yang tepat untuk melakukan berbagai kegiatan penting seperti pernikahan atau memulai usaha agar hidup berjalan selaras dan penuh keberuntungan.

"Jadi hitungan weton bisa di jadikan sebuah tradisi adat istiadat orang Jawa untuk mengetahui dan lebih mawas diri, karena hitungan weton dapat di jadikan sebagai konsep keselarasan atau harmoni dalam menjalani kehidupan, tapi tetep kita berserah kepada Tuhan," ucapnya.

Sementara itu menurut Cak Sumindar, penghitungan weton dapat di lihat dari sudut pandang filosofinya yakni menganut hubungan manusia dan alam, keseimbangan dan harmoni, introspeksi diri dan sebagai kearifan lokal sebagai penghormatan leluhur. Adapun fungsi weton Jawa di antaranya adalah sebagai penentu hari baik,pemilihan pasangan atau juga sebagai pengobatan tradisional dan pertanian.

"Kita hidup di tanah Jawa di harapkan selalu menghormati para leluhur serta menjaga keseimbangan hubungan antara manusia dengan alam , hal ini sangat penting karena manusi hidup tidaklah lepas dari takdir Tuhan. Selain itu manusia di minta untuk selalu mengoreksi diri dan melakukan hal hal kebaikan selama hidup di dunia," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....