Bahaya Sombong dalam Islam dan Solusi Menghindarinya

  • 12 Mei 2025 12:33 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Sombong adalah salah satu penyakit hati yang dapat merusak amal dan menjauhkan seseorang dari rahmat Allah. Dalam Islam, sombong adalah sifat yang sangat dibenci dan diharamkan oleh Allah SWT.

Sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur'an Surah Luqman ayat 18: "Dan janganlah engkau memalingkan wajahmu dari manusia (karena sombong) dan janganlah berjalan di bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri."

Ustazah Haniah, pimpinan Pesantren dan Panti Asuhan Mitra Arafah Surabaya, menjelaskan bahwa sombong dapat merusak hubungan antar manusia dan hubungan dengan Allah SWT. Bahkan banyak dijumpai orang sombong karena kekayaan, jabatan, paras yang baik dan lainnya yang kesemuanya merupakan titipan Allah dan bersifat sementara.

"Sombong itu seperti racun yang perlahan-lahan menghancurkan hati dan amal kita. Orang yang sombong merasa dirinya lebih baik dari yang lain, padahal di hadapan Allah, semua makhluk itu sama. Yang membedakan hanyalah ketakwaannya," ujar Ustazah Haniah saat memberikan tausiyah dalam program Mutiara pagi Pro1 RRI Surabaya Senin (12/5/2025).

Menurut Ustazah Haniah, terdapat beberapa tanda-tanda orang yang memiliki sifat sombong, antara lain:

- Kurang Empati: Tidak peduli dengan perasaan atau kondisi orang lain.

- Merasa Paling Benar: Sulit menerima pendapat orang lain dan selalu menganggap dirinya yang terbaik.

- Tidak Suka Dikritik: Cepat marah atau defensif saat mendapat masukan.

- Meremehkan Orang Lain: Memandang rendah kemampuan atau pencapaian orang lain.

- Bangga Berlebihan dengan Kelebihan Sendiri: Selalu ingin dipuji dan dianggap istimewa.

Ustazah Haniah juga menegaskan bahwa sombong adalah perbuatan yang diharamkan oleh Allah dan menjadi penghalang seseorang masuk surga. Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW: "Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat seberat biji sawi dari kesombongan." (HR. Muslim)

"Maksud dari sabda ini adalah bahwa orang yang sombong akan diharamkan masuk surga secara langsung. Sifat sombong menjadi penghalang bagi seseorang untuk mendapatkan rahmat Allah tanpa hisab. Kecuali jika ia bertaubat dan Allah memberikan ampunan, sifat sombong dapat menjadikan seseorang diazab terlebih dahulu sebelum memasuki surga" tambahnya.

Sebagai solusi untuk menghindari sifat sombong, Ustazah Haniah memberikan beberapa nasihat:

- Jadikan Kelebihan sebagai Sarana Bersyukur: Sadarilah bahwa setiap kelebihan adalah karunia Allah yang harus disyukuri, bukan dibanggakan.

- Hiasi Hati dengan Rendah Hati: Ingatkan diri sendiri bahwa semua makhluk adalah sama di hadapan Allah.

- Mengingat Mati: Kesadaran akan kematian akan mengingatkan kita bahwa semua yang dimiliki bersifat sementara.

- Berkumpul dengan Orang Saleh: Lingkungan yang baik akan membantu menjaga hati dari penyakit sombong.

"Rendah hati bukan berarti merendahkan diri, tapi menyadari bahwa segala sesuatu adalah milik Allah dan kita hanya dititipkan," kata Ustazah Haniah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....