Dankodikmar Tutup Pendidikan Marinir Angkatan 175 di Pantai Baruna

  • 18 Mar 2025 19:59 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Komandan Kodikmar (Dankodikmar) Kodiklatal, Brigjen TNI Marinir Ahmad Fajar, memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Komando (DIKKO) Marinir Angkatan 175 Tahun Anggaran 2024 di Pantai Baruna, Malang Selatan, pada Senin, (17/03/2025).

Dalam pelaksanaannya, DIKKO Angkatan 175 kali ini diikuti oleh para generasi penerus Marinir sebanyak 44 Taruna AAL Angkatan 72, 88 Prajurit Pendidikan Bintara, dan 185 Siswa Pendidikan Tamtama Gelombang 1 Angkatan 44 TA 2024.

Dankodikmar mengatakan bahwa kemampuan bertempur yang dimiliki, baik di darat, hutan, maupun laut, pada berbagai medan dan cuaca yang telah didapatkan, harus dapat dipertanggungjawabkan.

Ahmad Fajar menuturkan bahwa menjelang pembaretan, para prajurit sebelumnya telah digembleng selama 68 hari melewati kerasnya didikan Komando Marinir dengan rangkaian kegiatan Lattek DIKKO, yang meliputi tahap Dasar Komando, Kelautan, Hutan dan Gunung, Operasi Khusus Gerilya Lawan Gerilya, serta Lintas Medan.

"Dan janganlah terlalu cepat puas dengan apa yang telah diraih, karena masih banyak ilmu pengembangan di satuan nantinya, untuk menambah kemampuan sebagai prajurit Korps Marinir," tegasnya.

Upacara penutupan Pendidikan Komando ini ditandai dengan pelepasan tanda siswa DIKKO, penyematan brevet komando, dan penyerahan pisau komando oleh Dankodikmar. Selanjutnya, para prajurit diminta untuk mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkan untuk bertugas.

"Menjadi Marinir adalah pilihan hidup dan kebanggaan. Tetaplah berlatih agar naluri tempur saudara tetap terpelihara, sehingga menjadi kebanggaan TNI Angkatan Laut, Bangsa, dan Negara," tutur Ahmad.

Setelah dinyatakan lulus dan mampu melewati rangkaian Pendidikan Komando, para siswa berhak memakai Brevet Kohut. Dengan kualifikasi komando yang sudah didapatkan, para prajurit Marinir ini dituntut untuk mampu memegang amanah sesuai dengan tuntutan sebagai Prajurit Korps Marinir.

"Selanjutnya, para siswa dituntut untuk menjunjung tinggi nilai-nilai keprajuritan dan setia mengabdikan diri kepada Korps Marinir," harap Ahmad.

Dalam upacara penutupan ini juga diberikan penghargaan kepada para siswa DIKKO terbaik, yaitu Taruna AAL diraih oleh Sersan Taruna Marinir Fikri Taruna, Dikmaba diraih oleh Serda Marinir Denaldi Alexander, dan Dikmata diraih oleh Prada Marinir Felix Setiawan.

"Selamat atas keberhasilan dalam melaksanakan latihan khusus DIKKO ini, sehingga dapat berjalan dengan aman dan lancar, didasari semangat tinggi dan tanpa keluh kesah," kata Dankodikmar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....