Munas VII APEKSI dan ICE 2025 Resmi Diluncurkan

  • 07 Mar 2025 08:28 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi meluncurkan Musyawarah Nasional (Munas) VII dan Indonesia City Expo (ICE) ke-21 di Hotel Vasa, Surabaya, Kamis (6/3/2025). Acara ini menjadi pembuka rangkaian Munas APEKSI VII yang akan berlangsung di Kota Surabaya pada 6-10 Mei 2025.

Munas APEKSI merupakan agenda tahunan yang dihadiri oleh 98 kepala daerah dari seluruh Indonesia untuk membahas isu-isu strategis. Sementara itu, ICE berfungsi sebagai etalase bagi kota-kota anggota APEKSI untuk menampilkan pembangunan, inovasi, serta produk unggulan UMKM mereka.

Wali Kota Surabaya sekaligus Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa Munas APEKSI VII mengusung tema "Dari APEKSI untuk Negeri." Melalui forum ini, para kepala daerah akan menyelaraskan visi-misi serta menampilkan keunggulan masing-masing, khususnya dalam efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Kami meminta setiap kota untuk menunjukkan inovasi dalam perencanaan efisiensi APBD, baik melalui aplikasi maupun terobosan lainnya. Keunggulan ini akan dikompilasi agar dapat diterapkan oleh semua kota, sehingga terjadi penghematan APBD di masing-masing daerah," ujar Eri Cahyadi dalam acara peluncuran Munas APEKSI VII dan ICE.

Ia menambahkan bahwa penyatuan gagasan dari berbagai daerah bertujuan untuk mendukung instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam hal efisiensi anggaran, sehingga program-program daerah tetap inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Selama ini, perencanaan anggaran sering kali dilakukan secara terpisah. Kota yang sudah memiliki aplikasi tertentu, sementara daerah lain harus membangun sendiri dari nol. Ini yang ingin kami satukan," jelasnya.

Eri Cahyadi juga menekankan pentingnya standarisasi nilai reformasi birokrasi di seluruh daerah. Kota-kota yang telah meraih nilai AA, termasuk Surabaya, akan berperan sebagai mentor bagi daerah lain agar dapat mencapai standar yang sama.

"Targetnya, seluruh kota anggota APEKSI bisa mendapatkan nilai AA dalam reformasi birokrasi. Kami akan menjadikannya sebagai standar bersama," imbuhnya.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya kolaborasi antarwilayah dalam pemenuhan kebutuhan. Salah satu contohnya adalah kerja sama dengan Kota Balikpapan untuk penyediaan daging.

"Dalam hal ini, Surabaya bisa berkolaborasi dengan Bangkalan dan Jombang guna memenuhi kebutuhan tersebut. APEKSI diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi setiap kota," ujarnya.

Eri Cahyadi menambahkan bahwa Munas APEKSI VII di Surabaya akan berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, karena turut memanfaatkan bonus demografi dengan melibatkan generasi muda dalam pembangunan daerah.

"Anak-anak muda dari berbagai daerah akan berkumpul di Surabaya untuk mengikuti creative hub. Kami ingin menumbuhkan talenta-talenta muda agar berperan aktif dalam pembangunan kota mereka," tandasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa efisiensi anggaran bukan sekadar mengurangi pengeluaran, tetapi juga mengoptimalkan pendapatan daerah.

"Misalnya, ada anggapan bahwa sosialisasi tidak perlu dilakukan di hotel. Namun, ketika saya mengundang pengusaha, acara perlu dikemas lebih profesional. Saya mengalokasikan Rp50-70 juta untuk kegiatan tersebut. Namun, dalam waktu 30 menit, melalui gotong royong, saya berhasil mengumpulkan dana Rp40 miliar untuk program 1 Keluarga Miskin 1 Sarjana dari para pengusaha yang bersedia menjadi orang tua asuh," ungkapnya.

Melalui Munas APEKSI VII, ia berharap para wali kota tidak hanya membahas isu sektoral, tetapi juga memperkuat kolaborasi untuk mendukung pembangunan nasional.

"Kami yakin para peserta Munas APEKSI adalah pemimpin yang visioner, kreatif, dan berani mengambil langkah maju bersama," harapnya.

Rencananya, Presiden Prabowo Subianto akan diundang dalam pembukaan Munas APEKSI di Surabaya untuk mendengarkan program yang akan disampaikan oleh ketua dewan pengurus yang terpilih.

"Iya, seperti di Balikpapan sebelumnya, Presiden pasti diundang. Karena akan ada pemilihan ketua dewan pengurus yang baru serta pemaparan program kerja," ujarnya, mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....