Martabak Mie, Kudapan Gurih Favorit Saat Berbuka Puasa

  • 05 Mar 2025 11:22 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Saat bulan suci Ramadan, ada momen yang selalu dinanti oleh banyak masyarakat, yaitu berburu takjil di sore hari. Bahkan, tahun lalu sempat muncul istilah "war takjil" yang menggambarkan antusiasme masyarakat dalam mencari hidangan berbuka puasa. Melimpahnya pedagang kaki lima yang berjualan beragam makanan, mulai dari kudapan manis hingga asin, menjadikan suasana semakin meriah. Tak jarang pula mereka menawarkan masakan seperti sayur sop, rendang daging, bali telur, hingga tumis kangkung.

Menariknya, ada salah satu kudapan yang selalu menjadi primadona dan banyak diburu oleh penggemarnya, yaitu martabak mie. Di beberapa daerah, makanan ini juga dikenal sebagai martabak Madura. Kudapan dengan cita rasa gurih ini selalu menjadi incaran masyarakat setiap kali "war takjil" berlangsung. Biasanya, penjual menyertakan cabai dan petis sebagai pelengkap untuk menambah cita rasa.

Perpaduan rasa gurih dari mie yang dibungkus dengan adonan tepung terigu sebagai kulitnya membuat siapa pun yang menyantapnya merasa kenyang. Varian martabak mie pun beragam. Versi original hanya berisi mie, tetapi ada juga varian lain yang bisa dicoba, seperti martabak isi usus ayam, tulang muda, bahkan tetelan daging sapi.

Harga martabak mie ini relatif terjangkau. Untuk varian original, harganya sekitar Rp1.500 per biji. Sementara itu, varian isi usus dan tulang muda dijual seharga Rp2.500, dan untuk martabak mie isi tetelan daging sapi dibanderol Rp3.500 per biji.

Salah satu penjual martabak mie di Pasar Pakis, Surabaya, Soetartik, mengungkapkan bahwa saat bulan puasa, martabak mie laris terjual hingga ratusan biji per hari. “Kalau puasa banyak yang beli. Sehari bisa sampai 100 biji terjual dalam waktu tiga jam. Martabak mie masih jadi idola banyak masyarakat,” ucapnya.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Zevanya Agnes, seorang pembeli takjil. Menurutnya, martabak mie selalu menjadi pilihan utama untuk berbuka puasa. “Martabak mie ini jadi yang utama dalam perburuan takjil. Apalagi kalau digoreng pakai lemak ayam, bukan minyak goreng, rasanya makin gurih. Saya lebih suka varian original dibandingkan dengan tambahan isi lainnya. Martabak mie ini jajanan legendaris yang sudah ada sejak saya kecil,” ujarnya.

Jadi, apakah martabak mie bakal menjadi menu wajib yang harus Anda beli saat "war takjil" nanti sore? Jangan sampai kehabisan, ya!

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....