Mengenal Gejala dan Ciri-Ciri Psikopat Narsistik
- 06 Feb 2025 11:21 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Akhir-akhir ini dunia sosial media dihebohkan dengan kasus pembunuhan dan mutilasi seorang wanita yang terjadi di daerah Ngawi, Jawa Timur. Walaupun pelaku telah tertangkap, namun pihak kepolisian masih mendalami motif pelaku pembunuhan pada kasus tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan psikologi telah didapatkan data bahwa pelaku mengidap gangguan kepribadian yaitu “Psikopat Narsistik”.
Pada artikel ini akan dibahas terkait gejala dan ciri-ciri psikopat narsistik yang terjadi pada seseorang. Psikopat narsistik sebenarnya terdiri dari dua kata yaitu “Psikopat” dan Narsistik”. Mengutip dari laman www.klikdokter.com pengertian psikopat merupakan salah satu kelainan atau gangguan kepribadian yang ditandai dengan perilaku antisosial, kurangnya empati, mudah marah, dan cenderung melakukan kekerasan atau temperamen tanpa rasa penyesalan.
Sedangkan narsistik seperti dikutip dari laman mommiesdaily.com dan diperjelas dengan pendapat dari Steril Mosley menjabarkan bahwa narsistik atau narsisme merupakan salah satu bentuk kepribadian yang mencakup rasa percaya diri yang terlalu berlebihan, sehingga empati seseorang dengan kepribadian narsistik tersebut terhadap orang lain atau lingkungan cenderung sedikit, bahkan tidak ada sama sekali.
Mengutip dari website www.alodokter.com, tiga kepribadian negatif manusia atau yang memiliki nama lain Dark Triad Personality yang pertama kali diteliti oleh Delroy Paulhus dan Kevin M. Williams pada tahun 2002 yaitu meliputi tiga jenis kepribadian, yaitu kepribadian narsisme, kepribadian machiavellianisme, dan kepribadian psikopati. Sehingga psikopat narsistik sebanrnya memiliki arah serta makna yang hampir sama antara masing-masing suku kata.
Lebih lanjut dijelaskan terkait gejala dan ciri-ciri psikopat narsistik dikutip dari laman www.alodokter.com antara lain:
1. Individu cenderung suka melanggar peraturan.
2. Individu tidak memiliki rasa tanggungjawab.
3. Individu cenderung tidak memiliki tujuan jangka panjang.
4. Individu memilik juga kepribadian narsistik seperti manipulatif, egois, percaya diri yang berlebihan, serta merasa lebih baik dari orang lain, dan sombong.
5. Individu cenderung sering berbohong.
6. Individu tidak memiliki rasa empati
7. Individu lebih cenderung mementingkan diri sendiri.
8. Individu memiliki rasa berhak atau keberhakan yang tinggi atas segala sesuatu.
9. Individu cenderung tidak menerima atau mengakui kritik dari orang lain.
Beberapa gejala dan ciri-ciri psikopat narsistik diatas telah dijabarkan secara jelas, dan hal tersebut memang merupakan gangguan kepribadian pada seseorang. Hal tersebut bukan tanpa alasan namun memang terdapat beberapa kondisi seperti dibawah ini yang dianggap menjadi faktor yang membuat seseorang lebih rentan untuk dapat mengalaminya mengutip dari laman hellosehat.com yaitu:
1. Faktor genetika atau faktor keturunan.
2. Faktor trauma, baik secara fisik, seksual, atau verbal.
3. Faktor Imitasi dari kondisi di sekitarnya atau lingkungan.
4. Faktor perbedaan dalam cara kerja otak dan saraf.
Sebisa mungkin kita harus menghindari faktor-faktor yang dapat menyebabkan psikopat narsistik salah satunya yaitu faktor yang diakibatkan oleh Imitasi dari kondisi di sekitarnya atau lingkungan, seperti contoh banyak memuji atau memuji orang lain secara berlebihan atau terlalu mengagungkan orang lain.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....