Surya Mart Muhammadiyah Bangun Ekonomi Umat di Ponorogo

  • 24 Jan 2025 14:52 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Muhammadiyah memperluas jaringan ekonomi umat dengan meresmikan Surya Mart Sulda 2 Proliman, Ponorogo, Jumat (24/1/2025). Langkah ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat perekonomian berbasis komunitas.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ponorogo, Muh. Syafrudin, menegaskan bahwa unit usaha ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap Muhammadiyah. “Unit usaha yang terus bertambah bukan hanya mencerminkan jumlah, tetapi juga manfaat nyata bagi umat,” ujarnya.

Peresmian tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Suli Da'im, MM, pemilik Surya Mart Sulda, dan Imam Kurdi, Direktur PT Daya Surya Sejahtera. Dalam sambutannya, Suli menyoroti pentingnya usaha ritel dalam memperkuat ekonomi lokal. “Surya Mart ini tidak hanya menyediakan kebutuhan harian, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat,” katanya.

Suli menambahkan bahwa Muhammadiyah ingin menunjukkan potensi ekonomi umat melalui pengelolaan usaha profesional. “Kita ingin membuktikan bahwa ekonomi umat bisa maju jika dikelola dengan baik,” ungkapnya.


Suli Da'im, MM (kiri), owner Surya Mart Sulda, saat acara peresmian Surya Mart Sulda 2 Proliman. (Foto: Tim Sulda).

Imam Kurdi turut memberikan apresiasi atas pencapaian ini. “Dengan pembukaan cabang baru, kita berharap jaringan usaha Muhammadiyah terus berkembang pesat,” ujar Imam Kurdi.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan profesional. “Pengawasan yang baik, seperti meminimalkan barang slow-moving, akan menjadi kunci keberhasilan,” tambahnya.

Saat ini, PT Daya Surya Sejahtera telah mengelola 137 outlet dengan lebih dari 1.600 mitra. Imam menjelaskan bahwa perusahaan tersebut berkomitmen menciptakan peluang usaha baru untuk memberdayakan masyarakat. “Kami fokus pada inovasi layanan agar usaha-usaha ini tetap relevan dan berkembang,” ungkap Imam.

Muh. Syafrudin mengingatkan bahwa keberhasilan Muhammadiyah bukan hanya soal jumlah unit usaha, tetapi dampaknya bagi masyarakat. “Usaha ini bukan untuk bersaing, tetapi untuk memberi manfaat luas. Semangat ikhlas dalam pengelolaan menjadi kunci utama keberhasilan,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....