Mengapa Orang Zaman Dahulu Jarang Tersenyum dalam Foto?
- 19 Des 2024 16:18 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Ketika melihat foto-foto lama, kita sering kali terkejut dengan ekspresi serius yang ditampilkan oleh subjeknya. Berbeda dengan kebiasaan saat ini yang mengedepankan senyuman dalam setiap jepretan, orang-orang di masa lalu cenderung tidak tersenyum saat difoto. Fenomena ini tidak hanya mencerminkan kebiasaan sosial, tetapi juga dipengaruhi oleh berbagai faktor budaya dan teknis yang ada pada zaman itu.
Senyum pada abad ke-19 dan awal abad ke-20 sering kali dianggap sebagai ekspresi yang tidak sopan, terutama di kalangan masyarakat kelas atas. Dilansir dari historia.id senyum dianggap tidak sopan bagi orang-orang di kalangan atas.
Senyum dianggap sebagai tanda kekanak-kanakan atau kebodohan. Hal ini membuat para bangsawan dan orang-orang berpendidikan tinggi enggan untuk menunjukkan senyuman di depan kamera, karena mereka ingin memproyeksikan kesan serius dan elegan.
Proses pengambilan foto pada zaman dahulu sangat berbeda dengan teknologi modern saat ini. Kamera awal memerlukan waktu hingga 20 menit. Dalam waktu yang lama itu, subjek harus duduk diam tanpa bergerak untuk menghindari foto menjadi buram. Oleh karena itu, lebih mudah bagi mereka untuk mempertahankan ekspresi wajah datar daripada berusaha tersenyum selama waktu yang panjang tersebut.
Senyum juga dipandang sebagai simbol dari kalangan bawah atau kurang terdidik. Dalam pandangan masyarakat saat itu, senyum sering diasosiasikan dengan petani atau orang-orang dari kelas rendah. Ini menyebabkan individu dari kalangan atas berusaha untuk menjaga citra mereka tetap anggun dan serius dalam foto.
Fenomena tidak tersenyum dalam foto-foto lama mencerminkan kompleksitas budaya dan sosial pada masa itu. Semua faktor berkontribusi pada citra serius yang mendominasi fotografi di masa lalu. Namun, seiring perkembangan zaman dan perubahan nilai-nilai sosial, senyum kini menjadi simbol kebahagiaan dan keceriaan dalam setiap jepretan kamera kita hari ini. (Atus/MG)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....