Reses, Gus Habib: Pembangunan Daerah Masih Tergantung Pusat
- 18 Des 2024 22:46 WIB
- Surabaya
KBRN, Mojokerto: Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Habibur Rochman (Gus Habib), melakukan reses di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Selasa (17/12/2024). Ia menyebutkan bahwa pembangunan daerah selama ini masih sangat bergantung pada kucuran anggaran dari pusat.
Pada reses pertamanya ini, anggota Fraksi Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) tersebut melakukan penjaringan aspirasi masyarakat di Kecamatan Ngoro, dengan melibatkan sejumlah tokoh masyarakat, agama, dan para pemuda.
"Pembangunan daerah selama ini masih sangat bergantung pada dana dari pusat. Maka, semua pengusulan anggaran nantinya akan dicermati secara jelas, agar betul-betul sesuai dengan peruntukannya di daerah," kata pria yang akrab disapa Gus Habib tersebut usai acara.
Gus Habib menyebutkan bahwa salah satu fungsi anggota Komisi II DPR RI adalah melakukan pengawasan terhadap dana pusat yang disalurkan ke daerah melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Insentif Daerah (DID), yang harus dilaksanakan berdasarkan peruntukannya.
"Memang perlu diawasi dalam pelaksanaannya di daerah, jangan sampai ada pemerintah daerah yang mengajukan anggaran, tetapi setelah disalurkan ke daerah, tidak sesuai dengan peruntukannya atau bahkan terjadi pemangkasan anggaran," ujarnya.
Di depan masyarakat, Gus Habib berseru akan memperjuangkan aspirasi masyarakat, dan anggaran yang diajukan daerah ke pusat harus dipilah dengan cermat sesuai kebutuhan masyarakat.
"Melalui reses ini, kami akan teruskan ke pusat, dan itu akan disesuaikan dengan pengusulan pemerintah daerah ke pusat nantinya," katanya.
Sementara itu, salah satu masyarakat setempat yang hadir pada reses, Suprayitno, mengaku bangga mendapat kunjungan dari anggota DPR RI, Gus Habib, karena putra daerah Kabupaten Mojokerto bisa berkiprah di tingkat nasional.
"Bangga dan seperti tidak percaya, Gus Habib yang sudah duduk sebagai anggota DPR RI ini datang langsung ke Desa Kesemen, menyerap apa yang kami usulkan kepada beliau," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....