Masjid Al-Akbar Surabaya: Lautan Air Mata di Malam 29 Ramadan

  • 19 Mar 2026 12:53 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Memasuki penghujung Ramadan 1447 H, suasana syahdu nan haru menyelimuti Masjid Agung Al-Akbar Surabaya (MAS) pada Kamis dini hari, 19 Maret 2026. Ribuan jemaah memadati ruang utama masjid untuk menjemput keberkahan malam ke-29, yang diyakini sebagai salah satu malam ganjil terakhir untuk meraih Lailatul Qadar.

Rangkaian ibadah Qiyamul Lail dimulai tepat pukul 01.00 WIB. Berikut adalah momen-momen sakral yang terekam sepanjang malam:

Acara dibuka dengan Tausiah Singkat dari KH. Abdul Hamid Abdullah, SH., M.Si yang menggugah jiwa, mengingatkan jemaah bahwa pintu ampunan masih terbuka lebar meski Ramadan segera berlalu. Tak lama berselang, jemaah dipandu untuk melaksanakan rangkaian salat sunnah secara berjamaah, meliputi:

Salat Tahajud: Memohon kedekatan dengan Sang Pencipta.

Salat Tasbih: Memuji keagungan Allah melalui ribuan kalimat tasbih dalam setiap rakaatnya.

Puncak kekhusyukan terjadi di penghujung rangkaian ibadah. Pihak pengelola Masjid Al-Akbar mengambil kebijakan untuk mematikan seluruh lampu utama di ruang salat. Dalam kondisi gelap gulita, Imam memberikan kesempatan kepada jemaah untuk melakukan muhasabah diri (introspeksi).

"Silakan gunakan waktu ini untuk berkomunikasi langsung dengan Allah. Utarakan semua isi hati, permintaan, tumpahkan segala resah, dan jangan tahan air mata anda," kata Kh Abdul yang disambut isak tangis jemaah yang pecah di tengah kegelapan.

Suasana ini sengaja diciptakan agar jemaah merasa lebih privasi dan leluasa dalam "bercurhat" kepada Allah SWT tanpa merasa diawasi oleh orang di sampingnya.

"Berada di sini, dalam gelap, membuat saya merasa benar-benar kecil di hadapan-Nya. Ini adalah momen jujur bagi saya untuk memohon ampunan sebelum Ramadan berakhir," ujar Devi salah satu jemaah asal Surabaya yang hadir.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama yang sangat emosional sebelum jemaah beranjak untuk menyantap sahur di sekitar area masjid. Meski Ramadan akan segera berganti dengan Syawal, semangat pertaubatan di malam ke-29 ini diharapkan menjadi bekal spiritual bagi warga Surabaya dan sekitarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....