Belasan Remaja Pelaku Perang Sarung Mojokerto Dijemput Orang Tua

  • 14 Mar 2026 23:01 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Mojokerto – Sebanyak 12 remaja yang diduga hendak melakukan aksi perang sarung di Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto diamankan petugas saat patroli selama bulan Ramadan. Setelah didata dan diberi pembinaan di kantor polisi, mereka dijemput oleh orang tua masing-masing.

Kapolres Mojokerto Andi Yudha Pranata melalui Kapolsek Ngoro Heru Purwandi mengatakan, para remaja tersebut diamankan saat patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Rabu (11/3).

Petugas mendapati sekelompok remaja berkumpul di beberapa titik wilayah Ngoro yang diduga akan melakukan perang sarung.“Sebanyak 12 remaja langsung kami amankan ke Mapolsek Ngoro untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Heru, Sabtu 14 Maret 2026.

Ia menjelaskan, perang sarung yang awalnya dianggap permainan saat Ramadan kerap berpotensi membahayakan karena sarung sering diisi benda keras atau diikat sehingga dapat melukai peserta.

Polisi juga mengimbau para remaja memanfaatkan waktu Ramadan dengan kegiatan positif serta meminta orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama pada malam hingga dini hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....