PLN UIT JBM Siagakan 1.390 Personel Jaga Keandalan Listrik Jatim dan Bali

  • 13 Mar 2026 17:11 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Sidoarjo – Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Direktorat Transmisi dan Perencanaan Sistem PT PLN (Persero) menetapkan masa siaga pengamanan pasokan listrik selama 20 hari, terhitung mulai 12 Maret hingga 31 Maret 2026. Kebijakan ini dilakukan untuk memastikan keandalan sistem kelistrikan selama periode Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri, saat kebutuhan listrik masyarakat cenderung meningkat.

Menindaklanjuti kebijakan tersebut, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) menyiapkan langkah strategis guna menjaga keandalan jaringan transmisi di wilayah Jawa Timur dan Bali.

Sebagai bagian dari kesiapan operasional, PLN UIT JBM menyiagakan sebanyak 1.390 personel yang tersebar di seluruh wilayah kerja. Seluruh personel akan bersiaga selama 24 jam setiap hari sepanjang masa siaga, dengan berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penanganan potensi gangguan sistem transmisi.

Selain personel, PLN UIT JBM juga menyiapkan 16 posko siaga, terdiri atas 15 posko di unit layanan dan 1 posko di tingkat unit induk. Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi pemantauan sistem sekaligus titik respons cepat apabila terjadi gangguan pada jaringan transmisi.

Kesiapan tersebut diperkuat dengan dukungan peralatan penunjang kondisi darurat, antara lain 12 unit crane, 10 unit manlift, 1 peralatan online washer, 7 unit Emergency Restoration System (ERS), 5 unit trafo mobile, serta 7 unit DC mobile. Seluruh peralatan dipastikan dalam kondisi siap operasi guna mempercepat pemulihan apabila terjadi gangguan.

Dari sisi logistik, PLN UIT JBM juga telah menyiapkan material cadangan sebagai langkah antisipatif dalam kondisi darurat. Penempatan material dilakukan secara strategis dengan mempertimbangkan aksesibilitas dan jarak tempuh agar dapat segera dimanfaatkan saat dibutuhkan.

General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, menegaskan kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan nyaman tanpa gangguan listrik.

“Melalui kesiapan personel, peralatan, serta dukungan material cadangan, PLN UIT JBM berkomitmen menjaga keandalan sistem transmisi selama masa siaga Ramadan dan Idulfitri. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beribadah dan merayakan hari kemenangan dengan tenang tanpa khawatir terhadap pasokan listrik,” ujar Ika saat ditemui dalam acara Visit Keandalan Transmisi UIT JBM.

Dengan berbagai langkah tersebut, PLN UIT JBM optimistis kebutuhan listrik masyarakat di Jawa Timur dan Bali selama masa siaga Ramadan dan Idulfitri 1447 H dapat terpenuhi secara andal dan berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....