Belanja Lebaran Bersama, Senyum Murid Difabel Warnai Ramadan di Madiun

  • 13 Mar 2026 04:20 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Madiun – Suasana berbeda terasa di salah satu pusat perbelanjaan di Madiun pada Kamis 12 Maret 2026 siang. Puluhan anak berkebutuhan khusus tampak berjalan berkelompok sambil menggenggam voucher belanja. Sebagian tersenyum lebar, sebagian lagi sibuk menunjuk pakaian atau sandal yang ingin mereka bawa pulang untuk Lebaran.

Di tengah keceriaan itu, Khofifah Indar Parawansa tampak mendampingi mereka satu per satu. Gubernur Jawa Timur tersebut mengajak 95 murid berkebutuhan khusus dari Kota dan Kabupaten Madiun berbelanja kebutuhan Lebaran di Sun City Mall Madiun.

Bagi anak-anak itu, momen tersebut bukan sekadar berbelanja. Ini menjadi pengalaman yang menghadirkan kebahagiaan sederhana menjelang Hari Raya.

“Rasanya terharu dan bahagia bisa mengajak 95 murid berkebutuhan khusus belanja bersama kebutuhan Lebaran, menebar kebahagiaan dan meningkatkan kesalehan sosial di bulan Ramadan,” kata Khofifah.

Satu per satu anak memilih barang yang mereka inginkan. Ada yang memilih baju baru, ada yang mencari sandal, ada pula yang tampak gembira memegang celana yang akan dipakai saat Lebaran nanti.

Setiap murid menerima voucher belanja yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan mereka. Tak hanya itu, mereka juga mendapatkan tambahan uang saku sebesar Rp200 ribu.

Bagi Khofifah, kegiatan ini bukan sekadar agenda berbagi, tetapi juga upaya menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya kepada anak-anak penyandang disabilitas.

Pada tahun-tahun sebelumnya, ia lebih sering bersilaturahmi dengan lansia dan anak yatim. Namun pada Ramadan kali ini, ia ingin menyapa langsung anak-anak difabel.

“Ada saudara kita yang kebetulan mengalami keterbatasan di mata, telinga, wicara, fisik. Tetapi mereka tetap semangat mencapai kehidupan yang baik,” ungkapnya.

Menurut Khofifah, momen berbagi seperti ini dapat memperkuat rasa persaudaraan sekaligus menumbuhkan kesadaran sosial.

“Membangun persaudaraan dengan berbagi serta memberi tetesan kebahagiaan antara satu dengan yang lain,” ujarnya.

Kebahagiaan juga dirasakan para pendamping yang menyertai anak-anak tersebut. Suster Mia, pendamping dari Sekolah Luar Biasa Bhakti Luhur Kota Madiun, menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada para siswa.

“Kami berterima kasih kepada Ibu Gubernur Khofifah yang telah membantu anak-anak disabilitas,” katanya.

Salah satu siswi SLB kelas VII bernama Paudi juga tampak sumringah. Ia memilih beberapa barang untuk dipakai saat Hari Raya.

“Saya beli celana, baju, dan sandal untuk Lebaran. Terima kasih Ibu Gubernur Khofifah,” ucapnya singkat.

Di tengah keramaian pusat perbelanjaan, langkah-langkah kecil para murid itu menyimpan cerita sederhana tentang kebahagiaan. Ramadan bagi mereka hari itu terasa lebih hangat—dengan baju baru, sandal baru, dan pengalaman yang akan mereka kenang saat Lebaran tiba.

Rekomendasi Berita