UNAIR Distribusikan Paket Bantuan Berkah Ramadan
- 12 Mar 2026 20:39 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Universitas Airlangga (UNAIR) menyalurkan 10.000 paket bantuan Berkah Ramadan kepada masyarakat selama Ramadan. Bantuan diberikan kepada anak yatim, panti asuhan, dan keluarga pra-sejahtera.
Rektor UNAIR, Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin, Kamis, 12 Maret 2026, mengatakan Ramadan adalah bulan penuh keberkahan. Ia menilai Ramadan mengajarkan peningkatan iman, amal kebaikan, dan kepedulian sosial.
“Ramadan menjadi pengingat bahwa masih banyak saudara kita yang membutuhkan perhatian dan kepedulian,” ujarnya. Ia menjelaskan distribusi paket berkah Ramadan menjadi wujud nyata semangat berbagi di lingkungan UNAIR.
Program tersebut juga menunjukkan kepedulian sosial sivitas akademika kepada masyarakat. “Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan beban anak yatim, panti asuhan, serta keluarga pra-sejahtera,” katanya.
Prof Madyan menegaskan kegiatan itu menunjukkan komitmen UNAIR sebagai kampus yang berdampak bagi masyarakat. Perguruan tinggi, menurutnya, harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Kegiatan berbagi ini merupakan langkah konkret perguruan tinggi berkontribusi kepada masyarakat,” ujarnya. "Hal itu juga sejalan dengan komitmen UNAIR dalam indikator Times Higher Education Impact Rankings.”
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur, relawan, dan panitia kegiatan. Menurutnya, kegiatan tersebut terlaksana berkat semangat gotong royong berbagai pihak.
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya UNAIR, Prof Dr Ardianto SE Ak MSi, menyampaikan rasa syukur. Ia berterima kasih karena mendapat kesempatan berbagi kebaikan dengan masyarakat.
Ketua Airlangga Institute for Learning and Growth, Dr Eko Supeno Drs MSi, menyebut kegiatan ini memasuki tahun ke-11. Tahun ini, UNAIR menyalurkan bantuan ke 18 kabupaten/kota di Jawa Timur.
" Insyaallah proses distribusi berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu," ujanya. “Mudah-mudahan tahun depan paket berkah Ramadan dapat menjangkau wilayah lebih luas.”