Sosiolog Ungkap Alasan Gelandangan Surabaya Meningkat saat Ramada

  • 10 Mar 2026 21:59 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya -Fenomena meningkatnya jumlah gelandangan dan pengemis kerap terjadi di Kota Surabaya setiap memasuki Ramadan hingga Lebaran. Sosiolog Fitroh Chumairoh mengatakan kondisi tersebut dinilai sebagai realitas sosial yang berulang setiap tahun.

Fitroh Chumairoh menyebut peningkatan tersebut bahkan berpotensi terus bertambah dari tahun ke tahun. Menurutnya, fenomena itu tidak terjadi secara kebetulan.

“Setiap Ramadan dan Lebaran di Kota Surabaya jumlah gelandangan dan pengemis meningkat. Itu merupakan realitas yang selalu terjadi setiap tahun,” kata Fitroh Chumairoh, Selasa, 10 Maret 2026.

Ia menjelaskan, fenomena tersebut berkaitan dengan konstruksi sosial masyarakat yang memandang Ramadan sebagai bulan penuh berkah. Dalam pandangan tersebut, berbagi kepada sesama diyakini dapat mendatangkan pahala lebih besar.

“Ramadan dan Lebaran dianggap sebagai bulan penuh berkah sesuai ajaran agama. Kemudian menjadi konstruksi sosial bahwa semakin banyak berbagi, semakin banyak pahala,” ujarnya.

Menurut Fitroh, kebiasaan masyarakat untuk lebih banyak bersedekah pada bulan Ramadan turut memengaruhi dinamika sosial di ruang publik. Kondisi itu dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk mencari penghasilan di tempat-tempat keramaian.

“Ketika Ramadan, orang biasanya lebih banyak berbagi dibanding bulan-bulan lain,” katanya. Ia menambahkan, situasi tersebut juga terlihat dalam aktivitas ekonomi masyarakat.

Penjualan makanan dan berbagai produk sering kali meningkat selama bulan Ramadan. “Kalau tidak Ramadan, belum tentu dagangan itu laku. Tetapi saat Ramadan biasanya lebih ramai,” ucapnya.

Fitroh menilai, para pengemis dan gelandangan memanfaatkan momentum tersebut untuk mendapatkan lebih banyak bantuan dari masyarakat. Mereka biasanya datang dari berbagai daerah dan menyebar di titik-titik keramaian kota.

“Fenomena pengemis dan gelandangan itu memanfaatkan momen Ramadan karena masyarakat lebih banyak berbagi,” katanya. Menurutnya, dengan berada di pusat kota atau lokasi ramai, mereka berpotensi memperoleh lebih banyak bantuan dibandingkan pada bulan-bulan lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....