Keajaiban Al-Qur’an Bagi Umat Muslim
- 09 Mar 2026 07:24 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an menjadi hal yang sangat penting bagi umat Muslim. Namun pada kenyataannya, masih banyak umat Islam yang belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, apalagi memahami makna yang terkandung di dalamnya.
Dalam dialog Mutiara Pagi, Senin, 9 Maret 2026, Hj. Haniah, pimpinan Pesantren dan Panti Asuhan Mitra Arafah Surabaya, mengatakan, Al-Qur’an merupakan kitab suci yang menjadi pedoman utama dalam kehidupan umat Islam. Tanpa kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an, dikhawatirkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tidak dapat diterapkan secara maksimal dalam kehidupan sehari-hari.
“Al-Qur’an adalah pedoman hidup bagi umat Islam. Karena itu setiap Muslim seharusnya berusaha untuk bisa membaca dan memahaminya, agar tahu mana yang diperintahkan dan mana yang dilarang oleh Allah,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa keajaiban Al-Qur’an tidak hanya terlihat dari sisi bahasa dan kandungannya saja, tetapi juga dari dampaknya terhadap kehidupan manusia ketika benar-benar dipahami dan diamalkan. Dengan memahami isi Al-Qur’an, seseorang dapat lebih mudah menjalani kehidupan sesuai dengan ajaran Islam.
“Keajaiban Al-Qur’an itu bukan hanya pada susunan ayatnya, tetapi juga pada bagaimana ayat-ayat tersebut mampu mengubah perilaku dan menenangkan jiwa orang yang membacanya dengan penuh keimanan,” katanya.
Menurutnya, membaca Al-Qur’an merupakan kewajiban dasar bagi umat Muslim karena di dalamnya terdapat petunjuk hidup yang lengkap. Membaca Al-Qur’an tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi sarana untuk membentuk akhlak dan karakter seseorang.
| Baca juga: Abdul Mu’ti: Ramadan Momentum Literasi Umat |
“Banyak orang menghadapi masalah hidup, merasa gelisah, bahkan kehilangan arah. Padahal di dalam Al-Qur’an sudah ada petunjuk yang sangat lengkap untuk menenangkan hati dan membimbing manusia menjalani kehidupan,” ujarnya.
Hj. Haniah menambahkan bahwa kemampuan membaca Al-Qur’an sebaiknya mulai diajarkan sejak usia dini. Peran keluarga, lingkungan, serta lembaga pendidikan, sebagai wujud untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak anak-anak.
“Ketika seseorang membaca dan memahami Al-Qur’an, maka kita akan mendapatkan ketenangan hati sekaligus petunjuk dalam menghadapi berbagai persoalan hidup,” ujarnya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....