Kuliah Umum Bekal Para Santri

  • 02 Mar 2026 14:49 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Menjelang masa liburan santri, Ustaz H. Ahmad Rosyadi, S.Pd.I., pengajar di Pondok Pesantren Modern Kulliyyatul Mu’allimin Al Islamiyah (KMI) Al Azhar K.H. Bahaudin Mudhary, Jalan Kartini 17, Kota Sumenep, memberikan kuliah umum sebagai bekal moral dan spiritual bagi para santri.

Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan agar para santri tetap menjaga akhlak dan tanggung jawab selama berada di rumah. “Jangan menjadi tamu di rumah sendiri. Santri harus membantu orang tua, menjaga kebersihan rumah, membantu mencuci, memasak, dan pekerjaan lainnya,” ujarnya. Ia juga mendorong para santri untuk peduli terhadap lingkungan sekitar. “Bantulah tetangga meski dari hal-hal kecil. Kepedulian sosial adalah bagian dari akhlak seorang muslim,” katanya.

Ustadz Ahmad Rosyadi turut menekankan pentingnya menjaga pergaulan. Ia mengingatkan agar santri tidak mengisi waktu dengan kegiatan yang tidak bermanfaat. “Jangan sampai ngabuburit dengan nongkrong yang tidak jelas, apalagi meniru hal-hal yang tidak positif seperti gaya berpakaian atau perilaku yang menyimpang,” tegasnya. Selain itu, ia menganjurkan para santri untuk mempererat silaturahmi dengan guru dan keluarga, serta aktif memakmurkan masjid. “Bagi yang rumahnya dekat masjid, bantulah bersih-bersih dan jaga shalat tepat waktu. Jangan sampai meninggalkan shalat,” ucapnya.

Terkait penggunaan gawai, ia mengingatkan agar tidak berlebihan hingga melalaikan kewajiban. “Jangan bermain game atau menggunakan ponsel sampai larut malam sehingga shalat Subuh terlewat. Qullu muskirin haramun, segala sesuatu yang berlebihan hingga melalaikan itu dilarang,” jelasnya. Ia juga menekankan pentingnya memilih teman yang baik. “Bergaullah dengan semua teman, tetapi jangan sampai terpengaruh pada hal-hal negatif. Jika berteman dengan yang tidak baik, dikhawatirkan akan terbawa meninggalkan kewajiban,” ujarnya.

Menurutnya, dakwah tidak selalu melalui kata-kata, tetapi melalui teladan. Ia mengutip ungkapan, Lisanul hal afshahu min lisanil maqol, yang berarti nasihat melalui perbuatan lebih kuat daripada nasihat melalui lisan. “Jika kita memberi contoh yang baik, berarti kita telah berdakwah dengan perilaku,” katanya.

Ustadz Ahmad Rosyadi juga mengingatkan agar para santri menjaga kualitas ibadah selama Ramadhan, termasuk shalat tarawih. “Jangan menunggu rakaat terakhir baru datang ke masjid. Datanglah lebih awal dan ikuti dengan khusyuk,” pesannya. Menutup tausiyahnya, ia mengutip firman Allah,

‘ان احسنتم احسنتم لأنفسكم’

"Jika kamu berbuat baik, maka kebaikan itu untuk dirimu sendiri." QS. Al-Isra’ (17): 7

Ia berharap para santri dapat menjaga nama baik pesantren serta menjadi teladan di tengah masyarakat selama masa liburan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....