DPR Minta HET Bahan Pangan Dijaga Jelang Idulfitri

  • 26 Feb 2026 13:37 WIB
  •  Surabaya

‎RRI.CO.ID, Sidoarjo – Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga kebutuhan pokok di Pasar Larangan, Sidoarjo. Dalam sidak tersebut, ia menyoroti kenaikan sejumlah komoditas sekaligus kondisi infrastruktur pasar yang dinilai perlu pembenahan.

‎BHS mengakui terjadi kenaikan harga beberapa bahan pangan, meski masih dalam batas wajar. Namun demikian, ia menilai lonjakan harga tetap dirasakan memberatkan masyarakat.

‎“Memang terjadi kenaikan, tapi masih fluktuatif, kadang turun. Walaupun begitu, masyarakat merasa kenaikannya cukup memberatkan. Kondisi ekonomi memang seperti ini,” ujar BHS di sela sidak, Kamis 26 Februari 2026.

‎Ia menegaskan perlunya perhatian serius dari kementerian terkait maupun dinas yang membidangi perdagangan agar Harga Eceran Tertinggi (HET) tidak terlampaui. ‎“Yang perlu diperhatikan terutama kementerian maupun dinas perdagangan bagaimana HET itu tidak terlampaui,” tegasnya.

‎Dalam pantauan di lapangan, harga cabai menjadi sorotan utama. Harga cabai yang biasanya berada di kisaran Rp40 ribu per kilogram, kini melonjak hingga Rp85 ribu per kilogram. Sementara itu, harga ayam juga mengalami kenaikan sekitar Rp5 ribu per kilogram, dari kisaran Rp30 ribuan menjadi Rp35 ribu.

‎Selain persoalan harga, BHS juga menyoroti kondisi infrastruktur pasar yang dinilai belum representatif sebagai pasar yang berada di pusat kota.

‎“Pasar ini harusnya menjadi ikon Sidoarjo. Letaknya di tengah kota, infrastrukturnya harus modern. Pasarnya tetap tradisional, tapi infrastrukturnya harus nyaman supaya ibu-ibu betah belanja,” katanya.

‎Ia mendorong adanya pembenahan talang air yang bocor, peningkatan penerangan, serta perbaikan akses keluar-masuk pasar. Bahkan, BHS mengaku turut membantu pembenahan talang air sebagai langkah awal perbaikan.

‎Sementara itu, Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo, Setyo Handoko, memastikan pihaknya rutin melakukan perbaikan berdasarkan aspirasi pedagang. ‎“Setiap tahun kami lakukan perbaikan. Masukan dari pedagang disampaikan ke pengurus, nanti kami tindak lanjuti. Perbaikan dilakukan secara bertahap,” jelasnya.

‎Terkait keluhan talang bocor, Setyo menyebut perbaikan telah menjadi agenda rutin. Selain itu, pihaknya juga meningkatkan aspek keamanan dengan penambahan kamera pengawas (CCTV) sesuai permintaan pedagang.

‎“Kami terus tingkatkan keamanan. Permintaan tambahan CCTV sudah direspons. Untuk kenyamanan, rencana pembenahan paving dan pengecoran lantai juga akan diprioritaskan, terutama akses keluar-masuk dan los basah,” terangnya.

‎BHS turut mengapresiasi kesiapsiagaan petugas keamanan pasar dan alat pemadam kebakaran yang dinilai sigap dalam menjalankan tugas.

‎Selain sidak harga, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian penghargaan dan uang pembinaan kepada tiga kategori pedagang. Melalui tim BHS Peduli, ia juga membagikan ratusan nasi kotak serta menggelar buka puasa bersama pengemudi ojek online, tukang becak, sopir bemo, dan warga sekitar Terminal Larangan.

‎Langkah tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendorong stabilitas harga dan peningkatan kenyamanan pasar menjelang Lebaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....