Pemkab Sidoarjo Gelar Gerakan Pangan Murah jelang Ramadan
- 15 Feb 2026 20:51 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Sidoarjo – Kenaikan harga pangan pokok kerap terjadi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), terutama memasuki bulan Ramadan hingga Idul Fitri. Untuk mengantisipasi lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menyiapkan program Gerakan Pangan Murah (GPM).
Melalui program tersebut, pemerintah akan menggelar penjualan bahan kebutuhan pokok dengan harga subsidi atau lebih murah dari harga pasar. Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Sidoarjo selama Ramadan hingga Lebaran.
Bupati Sidoarjo H. Subandi memimpin langsung rapat tersebut dan meminta semua pihak bersinergi menjaga stabilitas inflasi daerah, khususnya pada komoditas pangan strategis.
“Nanti kita mengadakan Gerakan Pangan Murah, dari Bulog dengan penjualan beras SPHP. Teman-teman DPRD Sidoarjo juga gitu, memanfaatkan masa resesnya untuk menggelar kegiatan penjualan sembako murah,” ujar Subandi, Minggu 15 Februari 2026.
Ia optimistis program kolaboratif tersebut dapat menekan gejolak harga yang biasanya terjadi menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
“Kami yakin dengan kebersamaan seperti ini, harga-harga yang biasanya naik bisa kita tekan,” lanjutnya.
Selain itu, Bupati Subandi juga meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo kembali mengintensifkan operasi pasar murah, khususnya penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Tidak hanya itu, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta turut mendukung distribusi beras SPHP agar penyalurannya tepat sasaran dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Bupati juga meminta aparat keamanan seperti Polresta Sidoarjo dan Kodim 0816 Sidoarjo kembali dilibatkan dalam kegiatan penyaluran serta penjualan beras SPHP, guna memperluas jangkauan distribusi dan memperkuat pengawasan di lapangan.
Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkab Sidoarjo menargetkan stabilitas harga pangan tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan hingga merayakan Idul Fitri tanpa terbebani kenaikan harga kebutuhan pokok.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....