Misi Keberlanjutan, Mobil Listrik Jerman Ekspedisi Lintas Negara
- 02 Nov 2025 18:43 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Surabaya menjadi kota ketiga yang disinggahi dalam ekspedisi keliling dunia sejauh 80.000 kilometer yang dilakukan oleh ekspeditor asal Jerman, Rainer Zietlow. Perjalanan ini merupakan bagian dari tur global untuk merayakan 75 tahun lahirnya Volkswagen Bus yang kini hadir dalam versi listrik modern ID. BUZZ.
Ekspedisi di Indonesia dimulai pada 28 Oktober 2025 di Jakarta, di mana Zietlow disambut antusias oleh publik, komunitas otomotif, serta para penggemar kendaraan ramah lingkungan. Ia sempat menjelajahi berbagai sudut ibu kota, mulai dari Kota Tua hingga Bundaran HI, sembari memperkenalkan teknologi mobil listrik yang kini semakin populer.
Dari Jakarta, perjalanan dilanjutkan ke Semarang pada 31 Oktober 2025 dengan jarak tempuh sekitar 430 kilometer. Di kota tersebut, Zietlow disambut hangat oleh anggota komunitas Volkswagen Semarang Club dalam acara “Temu Sedulur 6” yang digelar di Pusdik Penerbad. Ia juga berkesempatan mengunjungi ikon kota, Kelenteng Sam Poo Kong.
Selanjutnya, pada 1 November 2025, rombongan tiba di Surabaya setelah menempuh perjalanan sejauh 350 kilometer. Kota Pahlawan menjadi pemberhentian penting sebelum ekspedisi dilanjutkan menuju Bali sebagai destinasi terakhir di Indonesia. Di Surabaya, komunitas otomotif dan masyarakat menyambut hangat kedatangan mobil listrik yang digunakan Zietlow.
Rainer Zietlow mengatakan, perjalanan ini bukan sekadar tentang menempuh jarak, melainkan tentang membangun hubungan dengan manusia dan budaya di setiap tempat yang dikunjungi. “Indonesia selalu punya tempat spesial di hati saya. Di setiap kota, saya melihat semangat luar biasa dari masyarakatnya,” ujarnya, Minggu (2/11/2025).
Sementara itu, Chief Operating Officer Volkswagen Indonesia, Edo Chandra Januarko, menyampaikan apresiasinya terhadap misi berkelanjutan yang diusung ekspedisi tersebut. “Melalui perjalanan ini, kami ingin menunjukkan bahwa masa depan mobilitas bersih tetap bisa penuh karakter dan emosional,” katanya.
Dengan ribuan kilometer telah ditempuh di berbagai benua, ekspedisi ini menjadi bukti semangat eksplorasi dan inovasi dalam dunia otomotif global. Indonesia sendiri menjadi bagian penting dalam perjalanan itu, menunjukkan bagaimana teknologi ramah lingkungan dapat menyatu dengan kehangatan masyarakat di setiap persinggahan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....