Mengenal Aquaplaning, Bahaya di Jalanan Basah

  • 13 Nov 2024 15:18 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Aquaplaning adalah kondisi berbahaya yang sering terjadi saat kendaraan melaju di jalanan basah. Saat hujan turun, air yang menggenang di jalan bisa membuat ban kehilangan traksi dengan aspal. Akibatnya, pengemudi bisa kehilangan kendali, menyebabkan kendaraan meluncur di permukaan air.

Menurut Pramudya Arianto, pecinta otomotif dai komunitas Vevas, aquaplaning terjadi ketika ban kendaraan melintasi genangan air dan tidak dapat mengalirkan air dengan cukup cepat. Ketika tekanan air di bawah ban meningkat, ban terangkat dari permukaan jalan dan meluncur di atas lapisan air.

“Nah itu yang membuat kendaraan kehilangan kontak dengan aspal, mengurangi kontrol dan traksi,” ujarnya saat berbincang dengan RRI, Rabu (13/11/2024).

Pram mengatakan, aquaplaning sangat berbahaya karena kendaraan bisa meluncur tanpa bisa dikendalikan. Ini sering terjadi pada kecepatan tinggi dan di jalan yang memiliki genangan air.

Fenomena aquaplaning dapat menyebabkan berbagai masalah serius saat berkendara di kondisi basah, seperti:

  1. Kehilangan Kendali
    Saat kendaraan mengalami aquaplaning, ban tidak lagi menyentuh aspal. Hal ini menyebabkan hilangnya kemampuan mengemudi untuk mengarahkan atau memperlambat kendaraan. Pengemudi mungkin merasakan setir menjadi ringan dan sulit dikendalikan.
  2. Peningkatan Risiko Kecelakaan
    Kehilangan kontrol kendaraan dapat menyebabkan kecelakaan, terutama jika terjadi di jalan raya dengan lalu lintas padat. Kendaraan bisa tergelincir keluar jalur atau menabrak kendaraan lain di sekitarnya.
  3. Kerusakan Ban dan Kendaraan
    Aquaplaning yang berulang dapat menyebabkan kerusakan pada ban, termasuk keausan yang tidak merata. Selain itu, pengereman mendadak saat terjadi aquaplaning dapat merusak sistem rem dan komponen suspensi kendaraan.

Ada beberapa langkah untuk menghindari aquaplaning:

  • Kurangi Kecepatan
    Mengurangi kecepatan saat berkendara di jalan basah dapat membantu ban tetap menyentuh permukaan jalan.
  • Periksa Kondisi Ban
    Pastikan ban kendaraan dalam kondisi baik dan memiliki kedalaman tapak yang cukup untuk mengalirkan air.
  • Jaga Jarak Aman
    Tingkatkan jarak dengan kendaraan di depan untuk mengantisipasi pengereman mendadak.

Dengan memahami apa itu aquaplaning dan mengambil langkah pencegahan, pengemudi dapat mengurangi risiko kecelakaan di jalanan basah. Tetap waspada dan berkendara dengan hati-hati saat kondisi cuaca buruk adalah kunci untuk menjaga keselamatan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....