Bintang/Sofyan Melaju Perempat Final, Imam/Fairuz Terhenti di 16 Besar
- 29 Sep 2026 18:56 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Dua pasangan Indonesia menghadapi hasil berbeda pada babak 16 besar nomor voli pantai putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi melaju ke perempat final, sedangkan Imam Ahmad Faisal/Fairuz Bayhaqly harus mengakhiri langkahnya setelah kalah dari wakil China.
Bintang/Sofyan yang berstatus unggulan ketiga memastikan kemenangan atas pasangan Oman Hood Al Jalaboubi/Mazin Al Hashimi. Mereka mengamankan pertandingan dua set langsung dengan skor 22-20 dan 21-18.
Kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah karena pasangan Indonesia sempat kesulitan mengembangkan permainan pada awal pertandingan. Pelatih timnas voli pantai Indonesia Andi Ardiansyah menyebut Bintang menjadi salah satu pemain yang sempat kehilangan kepercayaan diri.
“Set pertama anak-anak sempat tidak percaya diri, terutama Bintang. Gaya permainan anak-anak sempat mengikuti lawan sehingga lawan dapat mendikte anak-anak sampai skor kejar-kejaran,” kata Andi.
Andi kemudian mengambil time out untuk mengubah situasi pertandingan. Bintang/Sofyan diminta kembali menjalankan pola permainan yang telah disiapkan sebelum pertandingan.
“Setelah time out anak-anak saya suruh jangan ngikut permainan lawan. Alhamdulillah anak-anak bisa memenangkan pertandingan,” ujar Andi, dalam keteeangan yang diterima RRI Surabaya.
Hasil tersebut memperpanjang perjalanan Bintang/Sofyan dalam perebutan medali Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Pada babak perempat final, mereka akan menghadapi pemenang pertandingan antara pasangan Qatar Musa Alkeer Mou/Mohamed Zainelabedin dan wakil China Song Jinyang/Wang Yanwei.
Laju Bintang/Sofyan sebelumnya juga berlangsung tanpa kekalahan di fase grup. Mereka menjadi juara Pul C setelah membukukan tiga kemenangan tanpa kehilangan satu set pun.
Pada pertandingan terakhir fase grup, Bintang/Sofyan mengalahkan pasangan Filipina James Buytrago/Ronniel Rosales dengan skor 21-18 dan 21-15. Catatan tersebut menjadi modal sebelum mereka menghadapi persaingan di fase gugur.
Sementara itu, Imam/Fairuz harus mengakhiri perjuangannya setelah berhadapan dengan pasangan China Wu Jiaxin/Zhou Chaowei. Sebelumnya, Imam/Fairuz lolos ke babak 16 besar sebagai runner-up Pul E.
Pasangan Indonesia tersebut kesulitan menghadapi permainan lawan dan akhirnya kalah dua set langsung. Imam/Fairuz menyerah dengan skor 13-21 dan 11-21 sehingga gagal melanjutkan perjalanan ke perempat final.
Pelatih timnas voli pantai Indonesia Koko Prasetyo menilai hasil yang diraih Imam/Fairuz belum maksimal. Namun, ia menyebut pertandingan melawan pasangan China memberikan pengalaman penting karena lawan memiliki pengalaman bertanding di level Asian Games.
“Anak-anak hasil belum maksimal. Namun, hari ini anak-anak dapat pelajaran berharga dari tim China yang mereka adalah pemain 2018 AG yang sudah kaya pengalaman,” kata Koko.
Menurut Koko, tekanan pertandingan turut memengaruhi penampilan Imam/Fairuz. Kondisi tersebut membuat keduanya belum mampu mengeluarkan kemampuan terbaik saat menghadapi pasangan China.
“Mereka dalam keadaan tertekan, makanya belum bisa mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya,” ujar Koko.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi Imam/Fairuz untuk menghadapi turnamen berikutnya. Koko menilai pertandingan di Asian Games tetap memberikan pembelajaran bagi pasangan Indonesia tersebut.
“Pembelajaran yang baik buat next competition,” kata Koko.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....