Dari KU 13 hingga Puslatcab, Floorball Surabaya Bangun Fondasi menuju Porprov 2027
- 10 Sep 2026 10:59 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Perkembangan floorball di Surabaya mulai terlihat dari semakin luasnya partisipasi atlet muda dalam kompetisi. Surabaya Rising Champion 2026 menjadi salah satu gambaran bagaimana pembinaan dari level usia dini hingga atlet yang diproyeksikan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 mulai dibangun secara berjenjang.
Wakil Ketua Pengkot AFI Floorball Surabaya, Mohammad Rizal Andreanto, mengatakan pertumbuhan jumlah peserta menjadi indikator positif bagi pembinaan olahraga tersebut di Kota Pahlawan. Menurut Andreant, sapaan akrabnya, kompetisi seperti Surabaya Rising Champion dibutuhkan untuk menjaga kesinambungan pembinaan sekaligus menemukan atlet potensial sejak usia muda.
"Pada kejuaraan ini kami diikuti kurang lebih 50 tim dari kategori KU 13 sampai KU 18. Selain tingkat Kota Surabaya, kami juga mengundang beberapa kota dan kabupaten, khususnya untuk KU 15 dan KU 18,” kata Andre.
Perhatian terhadap kelompok usia muda menjadi penting karena regenerasi atlet merupakan salah satu fondasi yang tengah dibangun AFI Floorball Surabaya. Antusiasme dari sekolah-sekolah menjadi modal tersendiri untuk memperluas basis atlet.
“Kejuaraan ini juga menjadi ajang menjaring atlet-atlet usia dini, khususnya KU 13. Antusiasme dari sekolah-sekolah di Surabaya sangat besar, kemudian berlanjut ke KU 15 dan KU 18,” katanya.
Namun, pembinaan usia muda berjalan beriringan dengan kebutuhan mempersiapkan tim yang akan tampil pada Porprov 2027. Untuk menghadapi ajang tersebut, AFI Floorball Surabaya memasang target medali emas untuk nomor putra dan putri.
Karena itu, AFI Floorball Surabaya sengaja membuka kesempatan bagi kedua daerah tersebut untuk tampil dalam turnamen. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari proses evaluasi sebelum Porprov 2027.
“Ini menjadi acuan kami untuk melihat peta kekuatan di Jawa Timur. Kami mengundang dua kota dan kabupaten tersebut untuk mengamati cara bermain mereka, mumpung sebelum pelaksanaan Porprov 2027 yang akan dilaksanakan di Kota Surabaya,” ujar Andre.
Pertumbuhan pembinaan tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Umum KONI Kota Surabaya, Arderio Hukom. Ia melihat peningkatan jumlah peserta dibandingkan kejuaraan sebelumnya sebagai tanda bahwa floorball mulai memiliki basis yang semakin luas.
“Peningkatan peserta dari kejuaraan Piala Wali Kota sebelumnya dan sekarang di Surabaya Rising Champion 2026 ini menunjukkan bahwa ekosistem floorball sudah mulai hidup di Surabaya,” kata Arderio.
Menurut Arderio, keberlanjutan kompetisi menjadi salah satu kunci untuk memperbanyak atlet berbakat. Semakin sering atlet tampil, semakin besar pula kesempatan mereka memperoleh pengalaman dan mengukur kemampuan.
“Semoga kejuaraan-kejuaraan floorball yang lain semakin banyak. Akhirnya kita mempunyai atlet berbakat yang lebih banyak karena banyak kompetisi,” ujarnya.
Ia juga menilai kehadiran peserta dari daerah lain memberikan nilai tambah bagi proses pembinaan atlet Surabaya. Persaingan dengan tim dari Bojonegoro dan Kota Malang menjadi pengalaman yang relevan untuk menghadapi Porprov 2027.
“Ini sekaligus menjadi tabungan agar kita lebih bersemangat lagi menyambut Porprov 2027. Terlebih peserta Surabaya Rising Champion sekarang ada yang dari Bojonegoro dan Kota Malang,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....