Kemenpora Dorong Olahraga Disabilitas yang Inklusif di Kediri

  • 25 Agt 2026 07:06 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus mendorong ekosistem olahraga yang inklusif. Upaya tersebut dilakukan melalui Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas “Berdaya” di Kota Kediri.

Kegiatan tersebut digelar pada Minggu, 23 Agustus 2026, dengan melibatkan penggerak olahraga disabilitas. Program ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan berdaya saing.

Pelaksana Tugas Asisten Deputi Tenaga dan Organisasi Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Rika Aninggar Fitriasari, mengatakan pelatihan bukan sekadar kegiatan teknis. Program tersebut juga menjadi bagian dari pelaksanaan Asta Cita keempat.

“Berdaya ini maksudnya berintegritas, yakni menjunjung tinggi kejujuran, profesionalisme, dan tanggung jawab,” ujar Rika, dikuti dari laman Kemenpora RI, Senin, 24 Agustus 2026. Menurutnya, peserta juga harus memiliki empati terhadap potensi penyandang disabilitas.

Ia menjelaskan, nilai “Berdaya” mencakup sikap responsif, dedikatif, adaptif, yakin, serta menjadi agen perubahan. Nilai tersebut diharapkan diterapkan peserta dalam mengembangkan olahraga disabilitas.

"Adaptif, yakni mampu menyesuaikan metode pembinaan dan pelatihan disabilitas,” katanya. Menurut Rika, metode pembinaan dapat dikembangkan melalui pembelajaran langsung maupun blended learning.

Sikap yakin berarti peserta memiliki keyakinan terhadap potensi setiap orang melalui olahraga. Sementara agen perubahan diharapkan mampu memberikan inspirasi bagi masyarakat di daerah masing-masing.

“Ini semua adalah komitmen untuk berintegritas, empati, responsif, dedikatif, adaptif dan penuh keyakinan,” katanya. Peserta juga diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang inklusif dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....