Takluk dari Thailand, Timnas Voli Putri Indonesia Siapkan Evaluasi

  • 24 Agt 2026 22:17 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Timnas voli putri Indonesia mendapat ujian berat saat menghadapi Thailand pada laga kedua Pool B AVC Women’s Continental 2026. Garuda Pertiwi takluk 0-3 (16-25, 18-25, 15-25) di Tianjin Olympic Center Gymnasium, China, Senin, 24 Agustus 2026.

Hasil tersebut menjadi kekalahan pertama Indonesia setelah sebelumnya meraih kemenangan atas Kazakstan. Dari dua pertandingan, skuad asuhan Marcos Sugiyama kini mengantongi satu kemenangan dan satu kekalahan.

Manajer Timnas Voli Putri Indonesia Luciana Taroreh menilai laga melawan Thailand memberikan pengalaman penting bagi perkembangan tim. Thailand disebut mampu menunjukkan kualitas sebagai salah satu kekuatan voli putri dengan level dan peringkat lebih tinggi di Asia.

"Thailand menunjukkan kualitasnya sebagai tim yang memang berada di level dan peringkat yang lebih tinggi di Asia, sehingga pertandingan ini menjadi ujian yang sangat baik bagi tim kami,” kata Luciana, dalam keterangan resmi yang diterima RRI Surabaya, Senin, 24 Agustus 2026.

Meski hasil akhir belum sesuai harapan, Indonesia dinilai menunjukkan perkembangan dibanding pertandingan sebelumnya. Salah satu aspek positif yang dicatat adalah kemampuan pemain mengurangi kesalahan sendiri selama pertandingan.

"Meski belum berhasil meraih kemenangan, kami melihat perkembangan positif dari tim Indonesia. Salah satu catatan penting adalah berkurangnya jumlah kesalahan sendiri dibanding pertandingan sebelumnya," ujarnya.

Indonesia juga berusaha menjaga intensitas permainan dengan mengimbangi pertahanan dan serangan Thailand. Para pemain tetap menjalankan strategi yang disiapkan meski mendapat tekanan sepanjang pertandingan.

"Mereka tidak menyerah dan terus berupaya menjalankan strategi yang telah dipersiapkan. Tentu masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki, terutama dalam menjaga konsistensi permainan dan memaksimalkan peluang,” kata Luciana.

Thailand langsung mengambil kendali sejak set pertama melalui tekanan serangan yang membuat Indonesia kesulitan menjaga perolehan angka. Garuda Pertiwi akhirnya tertinggal 16-25 pada set pembuka.

Memasuki set kedua, Indonesia sempat memberikan perlawanan lebih ketat. Namun, konsistensi Thailand kembali menjadi pembeda hingga Indonesia kehilangan set dengan skor 18-25.

Tekanan Thailand berlanjut pada set ketiga dan membuat Indonesia semakin sulit menemukan ritme permainan. Garuda Pertiwi akhirnya harus mengakhiri laga setelah kalah 15-25.

Indonesia selanjutnya akan menjadikan laga tersebut sebagai bahan evaluasi sebelum menghadapi Australia. Luciana berharap perbaikan dapat membuat tim tampil lebih konsisten sekaligus memaksimalkan peluang pada pertandingan berikutnya.

“Evaluasi akan terus dilakukan agar tim dapat tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya melawan Australia dan terus berkembang menuju target yang telah ditetapkan di AVC Continental 2026,” ujarnya.

Indonesia akan menutup persaingan Pool B dengan menghadapi Australia pada Rabu, 26 Agustus 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....