Games of Society Bangun Ekosistem Futsal Pelajar Secara Mandiri
- 30 Jul 2026 05:16 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Gelaran wondr Futsal Series 2026 kembali menjadi ajang pembinaan talenta muda sekaligus menunjukkan keseriusan Games of Society membangun ekosistem futsal pelajar yang berkelanjutan. Kompetisi ini dikembangkan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, tanpa bergantung pada pendanaan pemerintah.
CEO Games of Society, Novel Leonardo, mengatakan perjalanan organisasinya sejak berdiri pada 2022 merupakan hasil dukungan banyak pihak. Menurutnya, salah satu mitra yang berperan besar adalah Bank BNI melalui layanan wondr yang terus menjadi Naming Rights Partner Official sejak 2024.
"Pada tahun 2022, Games of Society berdiri. Hingga hari ini, kami ada di titik ini sudah pasti datang dari kontribusi banyaknya stakeholders. Salah satu yang paling signifikan adalah wondr by BNI dengan kepercayaan yang luar biasa dari tahun 2024, 2025, hingga 2026 tahun ini menjadi Naming Rights Partner Official Futsal Series," kata Novel, Rabu, 29 Juli 2026.
| Baca juga: HGI City Cup Sulap Mall Jadi Arena Domino |
Ia menjelaskan, Futsal Series tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan pertandingan, tetapi juga membangun ekosistem olahraga pelajar yang dikelola secara profesional. Saat ini, kompetisi tersebut telah hadir di 40 kota, mulai dari Aceh hingga Papua.
Novel menegaskan seluruh operasional dan pengembangan kompetisi dijalankan melalui model bisnis yang mengandalkan komersialisasi, seperti sponsorship, penjualan tiket, dan berbagai bentuk monetisasi swasta lainnya.
"Saya dengan bangga mau mengatakan langsung di depan media: hingga detik ini, kami belum pernah menerima dana sepersen pun dari pemerintahan atau negara. Kami murni melakukan komersialisasi dari sponsorship, ticketing offline, dan juga monetisasi privat lainnya," tegasnya.
Model pengelolaan tersebut, lanjut Novel, telah menghasilkan dampak yang luas terhadap komunitas pelajar. Selain mempertemukan atlet muda dari berbagai daerah, kompetisi ini juga mampu menarik ratusan ribu penonton dan terhubung dengan layanan digital yang mendukung ekosistemnya.
"Kami yakin nilai yang kami bangun di komunitas sekolah, komunitas para pelajar, dan komunitas anak muda tidak cuma memberikan benefit kepada stakeholders anak muda secara langsung. Di tahun lalu, kami dipercaya oleh 765.000 penonton offline yang langsung datang ke stadion," terangnya.
Menurut Novel, nilai utama yang dibangun dalam wondr Futsal Series adalah pembentukan karakter generasi muda. Karena itu, penyelenggaraan kompetisi turut melibatkan orang tua, sekolah, guru, hingga berbagai pemangku kepentingan agar pembinaan atlet muda berlangsung secara menyeluruh.
"Futsal Series atau wondr Futsal Series bukan cuma sekadar event organizer tim A melawan tim B. Kami punya banyak narasi dan nilai yang kami bangun: bagaimana peran orang tua, teman-teman, kepala sekolah, dan guru, serta peran stakeholders lainnya di dalam ekosistem kami. Karena anak muda adalah masa depan bangsa," pungkas Novel.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....