Menpora Apresiasi Kejurnas Atletik Libatkan Atlet Asia Tenggara
- 29 Jun 2026 01:56 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Kejuaraan Nasional Atletik dan Indonesia U-18 Open Championship 2026 menghadirkan atlet Asia Tenggara. Menpora Erick Thohir menilai langkah itu dapat meningkatkan daya saing atlet Indonesia.
Menurut Erick, kehadiran atlet dari kawasan Asia Tenggara menjadi tolok ukur kemampuan atlet nasional. Pengalaman bertanding juga dinilai menambah jam terbang atlet muda.
"PB PASI berani melakukan benchmarking dengan mengundang atlet Asia Tenggara. Atlet kita bisa berkaca terhadap kemampuan bersaing," ujar Erick, dikutip dari laman Kemenpora RI, Minggu, 28 Juni 2026.
Erick menilai pembinaan atlet harus dilakukan melalui program jangka panjang. Persiapan menuju ajang internasional dinilai tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat.
"Menyiapkan atlet tidak mungkin dilakukan dalam jangka pendek. Atlet harus memiliki prioritas pelatnas jangka panjang," katanya.
Erick juga menyebut Kejurnas Atletik 2026 menjadi bagian dari upaya menyiapkan atlet masa depan. Ia mengatakan dukungan pemerintah terhadap pelatnas jangka panjang terus diperkuat.
Ketua Umum PB PASI Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan kejuaraan berlangsung pada 27–30 Juni 2026. Ajang tersebut diikuti sekitar seribu atlet dari berbagai provinsi di Indonesia.
Kategori U-18 kembali menggunakan format terbuka dengan peserta dari Malaysia, Filipina, dan Timor Leste. Kejuaraan juga masuk World Athletics Global Calendar dan World Rankings Competition.
Luhut menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan pelatnas jangka panjang untuk pembinaan atlet. Menurutnya, program tersebut penting bagi peningkatan prestasi olahraga nasional.
"Ini menunjukkan atletik Indonesia semakin mendapat perhatian, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga Asia Tenggara," kata Luhut. "Kami mendukung penuh gagasan Bapak Presiden untuk melaksanakan pelatnas multiyears."
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....