Delapan Atlet Jatim Jadi Tulang Punggung Indonesia di Kejuaraan Dunia Muaythai

  • 17 Jun 2026 07:09 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Jawa Timur kembali mendapat kepercayaan besar dalam memperkuat tim nasional Muaythai Indonesia. Pada ajang World Muay Championship dan World School Muay Championship 2026 di Malaysia, delapan atlet asal Jatim terpilih masuk skuad Merah Putih untuk bersaing dengan petarung terbaik dari lebih dari 100 negara.

Jumlah tersebut menjadikan Jawa Timur sebagai salah satu daerah penyumbang atlet terbanyak dalam kontingen Indonesia. Delapan atlet yang terdiri dari tiga atlet senior dan lima atlet junior itu merupakan bagian dari 23 atlet nasional yang akan tampil di kejuaraan Muaythai amatir paling bergengsi di dunia.

Ketua Pengprov Muaythai Indonesia Jawa Timur, Baso Juherman, menilai kepercayaan yang diberikan kepada atlet-atlet Jatim merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan di daerah.

"Jawa Timur datang ke Malaysia bukan sekadar melengkapi kontingen Indonesia. Kami membawa atlet-atlet terbaik hasil pembinaan daerah yang telah teruji di berbagai kejuaraan. Mereka datang dengan semangat untuk mengharumkan nama Indonesia sekaligus membuktikan bahwa Jawa Timur mampu bersaing di level dunia," tegas Baso Juherman, Rabu, 17 Juni 2026.

Salah satu kekuatan yang diandalkan Indonesia adalah Aldento Brilliant. Peraih medali perak SEA Games tersebut diharapkan mampu menjadi pemimpin bagi atlet-atlet muda Indonesia berkat pengalaman yang dimilikinya di berbagai kompetisi internasional.

Selain itu, perhatian juga tertuju kepada Ellijah Hinzman. Meski baru berusia 16 tahun, ia telah mengoleksi lebih dari 40 laga profesional dan dinilai sebagai salah satu prospek paling menjanjikan yang dimiliki Indonesia saat ini.

"Ellijah adalah salah satu aset masa depan Muaythai Indonesia. Usianya masih sangat muda, tetapi jam terbangnya sudah luar biasa. Kami berharap ia mampu menunjukkan kualitasnya di panggung dunia," ujar Baso.

Tak hanya mengandalkan nama-nama berpengalaman, Jawa Timur juga membawa sederet atlet muda hasil regenerasi yang lahir dari kompetisi daerah maupun nasional. Sejumlah atlet merupakan debutan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur serta peraih medali emas Kejuaraan Nasional Muaythai NTB 2025.

Bagi Pengprov Muaythai Jatim, keikutsertaan pada kejuaraan dunia kali ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa kualitas pembinaan atlet di Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara yang selama ini dikenal sebagai kekuatan utama Muaythai dunia.

"Kami ingin menunjukkan bahwa atlet-atlet Indonesia, khususnya Jawa Timur, memiliki kualitas yang tidak kalah dengan negara-negara besar Muaythai dunia. Target kami tentu memberikan kontribusi medali bagi Merah Putih dan mengharumkan nama bangsa," katanya.

Dengan komposisi atlet yang memadukan pengalaman dan talenta muda, Jawa Timur diharapkan menjadi salah satu kekuatan utama Indonesia dalam perburuan medali pada World Muay Championship dan World School Muay Championship 2026.

"Kami mohon doa seluruh masyarakat Indonesia. Atlet-atlet ini membawa Merah Putih di dada mereka. Semoga mereka mampu memberikan yang terbaik dan pulang membawa prestasi yang membanggakan bangsa," tegas Baso Juherman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....