Porkab Sidoarjo 2026 Jadi Ajang Pencarian Bakat Atlet Masa Depan Jawa Timur
- 15 Jun 2026 15:06 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Sidoarjo 2026 tidak hanya menjadi panggung persaingan ribuan atlet, tetapi juga menjadi arena strategis untuk menjaring talenta olahraga masa depan yang akan memperkuat Jawa Timur di berbagai ajang bergengsi.
Sebanyak 5.600 atlet dari 52 cabang olahraga ambil bagian dalam kompetisi yang resmi dibuka di GOR Serbaguna Sidoarjo, Senin. 15 Juni 2026. Pembukaan berlangsung meriah dengan suguhan seni budaya, atraksi olahraga, serta parade atlet yang mewakili seluruh cabang yang dipertandingkan.
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, menegaskan bahwa Porkab merupakan momentum penting bagi atlet muda untuk membuktikan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menuju level kompetisi yang lebih tinggi. “Jadikan Porkab sebagai batu loncatan menuju prestasi yang lebih tinggi. Bertandinglah dengan penuh semangat, percaya diri, dan pantang menyerah. Jadilah inspirasi bagi masyarakat bahwa kerja keras mampu mengantarkan kita pada prestasi yang gemilang,” ujar Mimik saat membuka Porkab melalui pemukulan gong.
Menurutnya, kompetisi tingkat kabupaten memiliki peran penting dalam menciptakan regenerasi atlet yang berkelanjutan. Melalui Porkab, atlet-atlet potensial dapat teridentifikasi lebih awal untuk mendapatkan pembinaan yang tepat.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua KONI Jawa Timur, Ali Affandi. Ia menilai Porkab merupakan instrumen penting dalam sistem pembinaan olahraga karena mampu menjangkau proses seleksi hingga ke tingkat paling bawah.
“KONI Jatim mengapresiasi dan menyambut baik penyelenggaraan Porkab ini. Ajang seperti ini menjadi sarana penting untuk melakukan seleksi hingga ke tingkat grassroot sehingga tidak ada talenta yang terlewatkan,” kata Andi.
Menurutnya, Sidoarjo memiliki kontribusi besar terhadap prestasi olahraga Jawa Timur. Pembinaan yang berjalan aktif di 18 kecamatan telah melahirkan banyak atlet berprestasi yang selama ini memperkuat kontingen provinsi dalam berbagai kejuaraan.
KONI Jawa Timur, lanjut Andi, akan terus memantau atlet-atlet yang tampil menonjol selama Porkab berlangsung. Atlet yang memenuhi kriteria akan diarahkan mengikuti pembinaan lanjutan dengan dukungan sport science guna meningkatkan kualitas performa mereka.
“KONI Jatim akan tetap objektif dalam memilih atlet berdasarkan prestasi dan sistem meritokrasi. Kami memiliki dukungan sport science, tim seleksi yang kompeten, serta berbagai perangkat pendukung lainnya,” ujarnya.
Melalui mekanisme tersebut, Porkab Sidoarjo 2026 diharapkan menjadi pintu lahirnya generasi atlet baru yang mampu menjaga tradisi prestasi Jawa Timur di tingkat nasional hingga internasional. Dengan melibatkan 5.600 atlet dari 52 cabang olahraga, Porkab Sidoarjo 2026 menjadi salah satu kompetisi olahraga daerah terbesar di Jawa Timur sekaligus memperkuat peran Sidoarjo sebagai lumbung atlet potensial.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....