PBVSI Terapkan Aturan Pembatasan Gaji untuk Pemain di Proliga 2027
- 14 Jun 2026 17:05 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) berencana menerapkan kebijakan pembatasan gaji pemain atau salary cap pada kompetisi Proliga 2027. Langkah ini disiapkan untuk menciptakan persaingan yang lebih sehat dan memberikan kesempatan yang lebih merata bagi seluruh klub peserta.
Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo, mengatakan aturan tersebut akan mengatur batas maksimal pengeluaran klub untuk pemain asing maupun pemain lokal. Menurutnya, kebijakan tersebut dirancang agar setiap klub memiliki peluang yang relatif setara dalam membangun kekuatan tim. Selama ini, kemampuan finansial yang berbeda-beda dinilai berpotensi menciptakan ketimpangan persaingan antarklub.
"Kami akan memberikan batasan untuk dua pemain asing dalam satu tim per bulan maksimal USD 40 ribu. Sedangkan untuk pemain lokal sebanyak 12 pemain maksimal satu tim Rp 600 juta,” ujar Imam, dalam keterangan yang diterima RRI Surabaya, Minggu, 14 Juni 2026.
PBVSI berharap aturan baru tersebut dapat mendorong klub lebih disiplin dalam mengelola anggaran sekaligus meningkatkan minat peserta untuk bergabung dalam kompetisi kasta tertinggi voli Indonesia. "Kami tentu ingin agar ke depannya Proliga 2027 diikuti oleh delapan tim putra dan putri. Aturan pembatasan gaji ini kami buat agar tim-tim bergairah dan bisa bersaing meraih hasil terbaik. Muara dari kompetisi yang kompetitif membentuk Timnas voli Indonesia yang solid di kemudian hari,” ujarnya.
Untuk memastikan kebijakan berjalan sesuai aturan, PBVSI menyiapkan mekanisme pengawasan yang melibatkan tim internal serta auditor eksternal. Pengawasan dilakukan sejak proses perekrutan pemain sebelum kompetisi dimulai.
"Satu bulan sebelum kompetisi kami akan lihat daftar pemain yang akan direkrut. Dari situ kami juga ada tim pengawas yang bakal mengawasi. Hal itu akan meminimalkan penyimpangan yang berpotensi terjadi dalam proses perekrutan pemain,” kata Imam.
Selain membatasi pengeluaran klub, federasi juga akan mengatur mekanisme perekrutan pemain asing. PBVSI berencana menyediakan daftar pemain asing yang dapat dipilih oleh klub peserta Proliga. Kebijakan tersebut mengadopsi sistem yang telah diterapkan di sejumlah liga voli internasional, termasuk Korea Selatan, sebagai upaya menjaga keseimbangan kompetisi dan keberlanjutan liga profesional.
“Daftar pemain asing juga akan kami sediakan sehingga nanti tim-tim yang akan mengambil bisa dari daftar yang kami sediakan. Tentunya ini untuk bisa mencegah setiap tim merekrut pemain bintang dengan harga selangit karena kami juga melakukan pembatasan harga untuk dua pemain asing maksimal seharga USD 20 ribu satu bulannya,” ujar Imam.
PBVSI menargetkan seluruh regulasi tersebut sudah dapat diterapkan saat Proliga 2027 bergulir pada September tahun depan. Sebelum kompetisi dimulai, federasi juga akan lebih dahulu menggulirkan Indonesia Volleyball League, yang merupakan transformasi dari Livoli Divisi Utama dan Divisi Satu.
Dengan adanya kebijakan salary cap tersebut, PBVSI berharap kompetisi voli nasional semakin kompetitif, sehat secara finansial, dan mampu melahirkan lebih banyak pemain berkualitas untuk memperkuat tim nasional Indonesia di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....