Kekalahan dari Kazakhstan Jadi Evaluasi Penting Timnas Voli Putri Indonesia

  • 08 Jun 2026 10:25 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Timnas voli putri Indonesia menelan kekalahan dari Kazakstan pada pertandingan kedua Grup B di ajang AVC Cup 2026. Bertanding di Candon City, Filipina, skuad Merah Putih menyerah dalam tiga set langsung dengan skor 19-25, 19-25, dan 19-25.

Hasil tersebut menjadi kekalahan pertama bagi tim Merah Putih setelah sebelumnya sukses mengawali turnamen dengan kemenangan 3-1 atas Iran.

Kekalahan dari Kazakhstan ini akan sebagai bahan evaluasi penting untuk menghadapi pertandingan selanjutnya di AVC Cup 2026.

Pada pertandingan melawan Kazakhstan, Medi Yoku dan rekan-rekannya mampu memberikan perlawanan sejak awal hingga pertengahan set. Indonesia bahkan beberapa kali menjaga selisih angka agar tetap kompetitif. Namun, Kazakhstan tampil lebih efektif saat memasuki momen-momen krusial dan berhasil mengamankan kemenangan di setiap set.

Ketika intensitas permainan lawan meningkat, Indonesia kesulitan mempertahankan konsistensi performa. Situasi tersebut membuat Kazakhstan mampu mengontrol jalannya pertandingan sekaligus memanfaatkan sejumlah kesalahan yang dilakukan skuad Merah Putih.

Manajer timnas voli putri Indonesia, Luci Taroreh, menilai timnya sebenarnya mampu bersaing dengan lawan. Namun, ketidakmampuan menjaga stabilitas permainan menjadi faktor yang membuat Indonesia gagal meraih hasil positif.

"Skor identik 25-19 di tiga set menunjukkan kita sebenarnya tidak tertinggal jauh, tetapi gagal menjaga stabilitas permainan pada momen-momen krusial. Kita mampu bersaing hingga pertengahan set, tetapi Kazakhstan lebih efektif dalam mengonversi poin-poin penting,” ujar Luci Taroreh, dalam keterangan resminya, Minggu, 7 Juni 2026.

Menurut Luci, pertandingan melawan Kazakhstan memberikan banyak catatan yang harus segera dibenahi. Beberapa aspek permainan seperti receive, blok, hingga penyelesaian akhir serangan dinilai masih perlu ditingkatkan agar tim mampu bersaing menghadapi lawan-lawan dengan keunggulan postur dan kekuatan fisik.

Selain itu, servis yang kurang agresif membuat Kazakhstan lebih leluasa membangun pola serangan sepanjang pertandingan. Banyaknya kesalahan sendiri juga menjadi faktor yang memengaruhi performa tim secara keseluruhan.

“Ya walau hasil poin yang kita dapat juga banyak dari kesalahan lawan, begitu pula sebaliknya, kita juga banyak eror. Receive hari ini tidak baik. Servis tidak agresif sehingga lawan mudah menyerang,” katanya.

Hasil ini menjadi pekerjaan rumah bagi tim pelatih untuk melakukan pembenahan dalam waktu singkat. Dengan persaingan di Grup B yang masih berlangsung, Indonesia dituntut segera memperbaiki kekurangan agar mampu kembali tampil kompetitif dan menjaga peluang lolos ke fase berikutnya di AVC Cup 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....