PBPI Jatim Dorong Pemerataan Pembinaan Padel Daerah
- 05 Jun 2026 21:44 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Pengurus Provinsi Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Jawa Timur menegaskan fokus pengembangan olahraga padel tidak hanya mengejar prestasi di tingkat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Organisasi tersebut juga mendorong pemerataan pembinaan di berbagai daerah.
Wakil Ketua II PBPI Jawa Timur, Ricky Bastian, Jumat. 5 Juni 2026 mengakui terdapat perbedaan cukup besar antara Surabaya dan daerah lain dalam hal fasilitas maupun jumlah atlet padel. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi membuat Surabaya menjadi salah satu daerah yang dominan pada ajang Porprov mendatang.
"Pada perkembangannya memang dari Kota Surabaya dulu. Jumlah lapangan yang ada di Surabaya sekitar 100, sedangkan di Blitar hanya ada tiga venue," kata Ricky.
Ia menjelaskan, ketimpangan jumlah lapangan berpengaruh terhadap proses pembinaan atlet. Daerah yang memiliki fasilitas lebih banyak tentu memiliki peluang lebih besar melahirkan atlet berprestasi.
"Kalau dibandingkan tentu tidak imbang. Jumlah atletnya juga pasti timpang dan jauh lebih banyak di Surabaya," ujarnya.
Meski demikian, PBPI Jawa Timur tidak ingin perkembangan padel hanya terpusat di kota-kota besar. Organisasi tersebut terus mendorong pertumbuhan olahraga padel di seluruh wilayah Jawa Timur.
"Tujuan kita supaya padel berkembang di Jawa Timur secara keseluruhan. Harapan kita ke arah sana," ucapnya.
Ricky menegaskan target utama PBPI Jawa Timur bukan sekadar meraih gelar juara di Porprov. Fokus yang lebih besar adalah mempersiapkan atlet-atlet terbaik untuk bersaing di tingkat nasional.
"Incara n kita bukan hanya juara di Jatim saja, tetapi bagaimana Jawa Timur bisa masuk dan berprestasi di PON," katanya. Ia menambahkan, PBPI Jawa Timur mulai menyiapkan langkah pembinaan jangka panjang menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing atlet padel Jawa Timur di level nasional. "Target kita bukan di Porprov, tetapi di PON yang akan dilaksanakan pada tahun 2028," ujar Ricky.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....