False Start, Rahmad Adi Gagal di IFSC World Cup

  • 25 Mei 2023 04:21 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya : Rahmad Adi Mulyono atlet panjat tebing asal Surabaya gagal menembus babak penentuan di kejuaraan panjat tebing IFSC Climbing World Cup yang berlangsung di Salt Lake City, Amerika Serikat.

Danu Iswara Ketua Umum Pengurus Propinsi Federasi Panjat Tebing Indonesia Pengprov FPTI Jawa Timur menyayangkan penampilan dari Rahmad Adi Mulyono yang dinyatakan false start.

"Rahmad Adi Mulyono kemarin bagus waktu kualifikasi, dia dapat peringkat kedua. Terus waktu babak 16 besar, dia kena false start. Jadi dia tidak masuk ke babak berikutnya. Kalau dari catatan waktu, Rahmad Adi sudah bagus karena waktunya 5,14 detik. Terus di Jakarta kemarin juga mencatatkan waktu 5,16 detik. Itu sudah catatan waktu yang bagus. Rahmad Adi kemarin turun di nomor speed saja," ujar Danu Iswara, Rabu (24/5/2023).

Sementara itu, dalam rilis resmi PB FPTI, atlet panjat tebing putri Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali meraih medali perak dalam ajang lanjutan Piala Dunia Panjat Tebing IFSC World Cup 2023 seri Salt Lake City, Amerika Serikat.

Dalam ajang panjat tebing kategori speed putri tersebut, Desak Made kembali tampil menjanjikan. Namun, catatan waktu 6,82 detik di final tidak cukup untuk mengalahkan catatan waktu pemanjat tebing asal Polandia Aleksandra Miroslaw yang berhasil mencatatkan waktu 6,43 detik dan sukses meraih emas di final.

Pada seri ketiga IFSC Climbing World Cup di Salt Lake City, Amerika Serikat. Indonesia menurunkan sembilan atlet. Di sektor putri ada Rajiah Sallsabillah, Nurul Iqamah, dan Desak Made Rita Kusuma Dewi. Kemudian enam putra, yakni Veddriq Leonardo, Kiromal Katibin, Aspar Jaelolo, Alfian M. Fajri, Zaenal Aripin, dan Rahmad Adi Mulyono. (OA)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....