Kemenpora Gelar Pelatihan Olahraga Disabilitas Berdaya

  • 12 Mei 2026 23:08 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Kementerian Pemuda dan Olahraga Kemenpora membuka program Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas Berdaya. Program unggulan ini digelar di Indonesia Paralympic Training Center.

Sebanyak 200 peserta dari 29 daerah mengikuti program tersebut. Kegiatan ini merupakan kerja sama Kemenpora dengan NPC Indonesia.

Erick Thohir mengatakan program ini menjadi unggulan Kemenpora. “Alhamdulillah hari ini salah satu program unggulan Kemenpora telah dimulai,” ujar Menpora RI, dikutip dari laman Kemenpora RI. Selasa, 12 Mei 2026.

Menurut Erick, pembinaan atlet disabilitas membutuhkan pelatih yang kompeten. Karena itu, program TOT dirancang untuk mencetak trainer bersertifikat.

“Tidak mungkin ada pembangunan atlet tanpa figur pelatih yang kompeten,” kata Erick. “Nah hari ini kami mencoba mensertifikasi.”

Ia menilai 200 peserta masih belum cukup memenuhi kebutuhan nasional. Kemenpora berencana menambah 100 peserta pada program berikutnya.

“Kalau bisa setiap tahun akan terus bertambah,” ujar Erick. “Kami berharap program ini terus ada dan berkelanjutan.”

Erick menyebut jumlah atlet disabilitas terus meningkat di Indonesia. Dari 22,9 juta penyandang disabilitas, sekitar 11 persen gemar berolahraga.

“Artinya ada lebih dari dua juta orang aktif berolahraga,” katanya. “Itu membutuhkan banyak pelatih yang harus dipersiapkan.”

Program ini juga didorong sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Kemenpora ingin menyiapkan lebih banyak pelatih tersertifikasi.

Erick menambahkan, sekitar 500 atlet akan memasuki masa pensiun. Mereka diharapkan bisa dipersiapkan menjadi pelatih olahraga disabilitas.

Ketua Umum NPC Indonesia Senny Marbun, mengapresiasi program tersebut. “Ini salah satu karya Kemenpora yang luar biasa,” ujarnya.

Menurut Senny, program TOT sangat strategis bagi pembinaan disabilitas. “Pembinaan bukan hanya soal prestasi, tetapi juga akses dan kesempatan,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....