AGM 2026 Perkuat Tata Kelola Bulutangkis Asia

  • 01 Apr 2026 21:56 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Badminton Asia sukses menggelar Rapat Umum Tahunan (Annual General Meeting/AGM) 2026 di Bali, akhir Maret 2026. Agenda ini memperkuat tata kelola dan arah strategis bulutangkis Asia.

Pertemuan berlangsung hangat dengan semangat kolaborasi dari 32 Asosiasi Anggota. Dukungan bulat menunjukkan komitmen bersama memajukan bulutangkis kawasan.

Di tengah tantangan global, Badminton Asia mengapresiasi kehadiran seluruh delegasi. Partisipasi aktif mencerminkan tekad menjaga keberlanjutan dan meningkatkan kualitas.

Untuk pertama kalinya, Badminton Asia menggelar Awards dan Gala Dinner. Ajang ini menghargai dedikasi atlet, ofisial, dan pemangku kepentingan.

AGM 2026 mengevaluasi roadmap 2025 dan menetapkan kebijakan penting organisasi. Laporan Tahunan 2025 dan laporan keuangan audit turut disahkan.

Sekretariat, Bendahara, dan Komite Pengembangan menyampaikan laporan sebagai bentuk akuntabilitas. Pembaruan kinerja juga dipaparkan oleh Komite Event, Technical Officials, dan Marketing.

Rapat meninjau perkembangan Komite Para, Special Olympics, serta Kemanusiaan dan Kesetaraan Gender. Hal ini menegaskan komitmen pada inklusivitas dan kesetaraan.

AGM menunjukkan konsensus tinggi dalam pengambilan keputusan strategis. Pembaruan Rules and Laws disetujui 31 suara, memperkuat tata kelola organisasi.

Kepala Bidang Luar Negeri PP PBSI, Bambang Roedyanto, menegaskan peningkatan solidaritas Asia. “Terlihat kesepakatan dan solidaritas kuat dari negara-negara Asia dalam AGM ini,” ujarnya, dikutip dari laman PBSI, Rabu, 1 April 2026.

Ia menyebut negara besar akan berbagi ilmu kepada negara berkembang.

“Langkah ini agar kekuatan bulutangkis Asia semakin merata dan kompetitif,” ujarnya.

Indonesia merasa terhormat menjadi tuan rumah AGM dan Exco Meeting. “Ini kehormatan bagi Indonesia sebagai tuan rumah pertama di luar Malaysia,” katanya.

Ia menegaskan Indonesia mampu mempersatukan negara berkembang melalui kolaborasi. “PBSI membuka peluang latihan bersama demi memperkuat ekosistem bulutangkis Asia,” ucapnya.

Rapat ditutup dengan penunjukan auditor dan rencana awal AGM 2027. Keberhasilan AGM 2026 mencerminkan soliditas organisasi yang semakin kuat.

Badminton Asia menegaskan komitmen menjadi federasi modern, inklusif, dan progresif. Dengan visi bersama, bulutangkis Asia optimistis terus maju di tingkat global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....