Finalisasi PON 2028, KONI Pusat Maksimalkan APBD
- 28 Feb 2026 16:26 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Rapat koordinasi persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 Nusa Tenggara telah dilakukan pekan ini. Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman menegaskan ada beberapa aspek yang dibahas.
"Pertemuan ini adalah tindak lanjut dari pertemuan saya dengan Menpora RI. Dalam pertemuan itu, banyak progres yang telah dilaporkan,” kata Marciano Norman, dikutip dari laman KONI Pusat, 28 Februari 2026.
Ketum KONI Pusat menyampaikan ketetapan dari pemerintah untuk PON XXII/2028 bahwa tidak ada pembangunan venue baru di NTT dan NTB. Hal ini untuk memaksimalkan APBD.
"Cabang olahraga yang dipertandingkan fokus pada cabang olahraga Olimpiade (termasuk Winter Olympic), unggulan Asian Games serta SEA Games, dan pilihan tuan rumah. Dari itu, kita harus punya provinsi lain yang bisa mempertandingkan laga yang venuenya tidak ada di NTT-NTB,” kata Marciano.
Sebagai alternatif, DKI Jakarta menjadi pilihan terdepan sebagai provinsi penyangga, namun namanya tetap PON XXII/2028 NTT-NTB. Hal tersebut juga sudah disetujui Gubernur DKI Jakarta pada mokentum
"DKI Jakarta dengan senang hati menawarkan diri," ujar Gubernur DKI Jakarta Dr. Ir. Pramono Anung Wibowo pada pembukaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) XIII DKI Jakarta Tahun 2026 pada 5 Februari 2026.
Kadispora DKI Jakarta yang juga menegaskan kesiapan beberapa venue. DKI Jakarta memiliki beberapa venue terstandar internasional, seperti akuatik, berkuda equestrian, ice skating, velodrome dan lain sebagainya.
"Rapat kali ini menjadi finalisasi yang hasilnya akan dilaporkan ke Menpora RI," tegas Marciano.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....