Timnas eBasket Indonesia Rancang Strategi Tumbangkan Filipina

  • 25 Feb 2026 15:45 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Timnas eBasketball Indonesia melakukan refleksi menyeluruh setelah tampil di Kualifikasi eFIBA Season 4 Regional Asia. Dalam turnamen tersebut, skuad Merah Putih harus puas finis sebagai runner-up, berada tepat di bawah Filipina yang kembali menunjukkan dominasinya.

“Hasil pertandingan di babak kualifikasi masih belum sesuai ekspektasi kami. Sebagai tim, kami merasa sudah melakukan usaha maksimal, mulai dari intensitas training yang kami tingkatkan 3 kali lipat di tahun ini, chemistry kuat yang kami bangun bersama-sama, serta latihan olah emosi dan mental. Tapi sepertinya effort tersebut masih belum cukup merobohkan tembok kokoh Filipina yang selalu menjadi jawara asia di EFIBA," kata Ketua eSports DPP PERBASI Pasya Marta Putra, dalam rilis yang diterima RRI Surabaya, Rabu, 25 Februari 2026.

Ia menambahkan bahwa seluruh elemen tim telah bekerja keras sejak awal hingga akhir kompetisi. Menurutnya, tantangan yang dihadapi bukan sekadar persoalan kemampuan teknis di dalam gim. Ada faktor lain yang dinilai belum tergarap maksimal, terutama dari sisi ekosistem dan fondasi komunitas NBA2K di Indonesia.

"Kami merasa permasalahannya bukan hanya dari skill dan mekanik saja, tapi dari ekosistem industri dan fundamental komunitas NBA2k yang kami rasa masih sangat kurang dioptimalkan untuk memperkuat kapabilitas timnas baik sebelum atau saat pertandingan. Baik itu kontribusi sebagai pemain lapangan, atau diluar lapangan (coach staff, atau analis pertandingan)," katanya.

Pasya menegaskan bahwa tim nasional diperkuat oleh talenta-talenta terbaik yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan. Mereka dinilai memiliki kualitas mumpuni serta komitmen tinggi dalam menjalani program latihan. Meski belum mampu menumbangkan Filipina dan harus menunda ambisi menjadi yang terbaik di Asia, ia memastikan perjuangan belum berakhir.

"Mereka mempunyai skill dan kapasitas yang luar biasa dalam bertanding di permainan. Mulai dari latihan dan grup discussion yang sudah tidak bisa terhitung jumlah dan intensitasnya. Kami harus meningkatkan sisi kedisiplinan, usah, dan mental. Untuk mempersiapkan pertandingan tahun depan, kami berencana untuk mendampingi dan akomodir komunitas NBA2K Indonesia. Menyusun dan mengembangkan ekosistem, agar minat dan semangat para player kembali membara," ujarnya.

Pada Kualifikasi eFIBA Season 4 Regional Asia yang digelar pertengahan Februari, Indonesia mengawali kiprah dengan kemenangan telak atas Malaysia 308-80, lalu menundukkan Mongolia. Namun langkah mereka terhenti setelah kalah dari Filipina. Di partai upper bracket finals, Indonesia harus mengakui keunggulan Filipina dengan skor 122-177.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....