Frans Tagore Ambisi Kembalikan Kejayaan Angkat Besi

  • 06 Feb 2026 10:20 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya -  Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Angkat Besi (PABSI) Surabaya periode 2026-2030 memilih Frans Tagore sebagai Ketua Umum dalam kegiatan Musyawarah Kota (Muskot) PABSI Surabaya di Gedung KONI Surabaya, Kamis, 5 Februari 2026. 

Usai terpilih, Frans bertekad menggairahkan kembali olahraga angkat besi di Surabaya dan melahirkan atlet-atlet berprestasi. Akibat vakum, prestasi angkat besi Surabaya dinilai sangat tertinggal dibanding daerah lain. 

Pihaknya menyebut sebelumnya Surabaya memiliki atlet-atlet berprestasi. Namun, karena pembinaan yang tidak berjalan baik membuat regenerasi atlet tidak tercapai.

"Surabaya sebagai ibu kota harus bisa melahirkan atlet karena secara fasilitas lengkap," kata Frans. 

Selain itu, Frans menyatakan bakal fokus mulai mempersiapkan atlet yang akan diikutkan dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) pada pertengahan tahun 2026. Ini akan digunakan sebagai ajang pemanasan sebelum turun di Porprov Jatim 2027. 

"Target kita minimal 5 emas. Kami akan terus berkoordinasi  dan mohon dukungan fasilitas dari KONI Surabaya agar terealisasi," ujarnya. 

Sementara itu, Arderio Hukom selaku Ketua KONI Surabaya menyambut baik hasil muskot ini dapat kembali menghidupkan pembinaan angkat besi di Kota Pahlawan. Ia berharap PABSI Surabaya bisa melahirkan banyak atlet berprestasi. 

"Kami mohon bantuan PABSI Surabaya agar bisa memenuhi target walikota 250 emas. Nampak kepercayaan diri minimal ada 6 emas dari PABSI itu membuat KONI Surabaya lebih percaya diri menjemput 250 emas," kata Arderio.

Melihat semangat dan dukungan dari PABSI Jatim, Rio optimis roda organisasi dan pembinaan akan berjalan lebih baik dari sebelumnya. Bahkan juga berkontribusi untuk atlet Jatim. 

"Dengan usaha dan doa semua akan terpenuhi. Semoga pelajaran PABSI sebelumnya telah lama vakum kita tinggalkan dan juga kontribusi serta dukungan PABSI Jatim akan membuat PABSI Surabaya lebih berkembang," katanya. 


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....