​KONI Jatim Seleksi Ketat Atlet PON Bela Diri

  • 29 Jan 2026 21:30 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – KONI Jawa Timur menegaskan keseriusan menghadapi PON Bela Diri II 2026. Pengiriman atlet dilakukan selektif di tengah keterbatasan anggaran.

Hanya atlet terbaik dengan peluang realistis meraih emas yang dikirim.

Langkah ini diambil untuk menjaga efektivitas pembinaan dan prestasi.

Direktur Bapel Puslatda KONI Jawa Timur, Irmantara Subagio, menjelaskan kebijakan tersebut. Pembatasan atlet disesuaikan kemampuan anggaran dan potensi prestasi.

"Dengan kondisi yang ada, kami harus memastikan pembinaan fokus pada atlet berpotensi tertinggi. Karena itu, seleksi dilakukan secara ketat," kata Irmantara.

Prioritas diberikan kepada peraih emas dan perak berpeluang emas. Penilaian mengacu PON 2024, kejuaraan nasional, dan ajang internasional.

KONI Jatim masih membuka peluang seleksi ulang atlet tertentu. Langkah ini untuk memastikan kesiapan dan konsistensi performa.

"Untuk cabor belum memiliki atlet, seperti tinju, kami pantau eks Porprov. Seleksi di Ngawi juga akan kami pantau langsung," lanjutnya.

Irmantara menyebut peluang rekrut atlet lintas cabang masih terbuka. Langkah ini dinilai solusi realistis keterbatasan sumber daya atlet.

Sejumlah cabor bela diri Jatim dinilai belum konsisten nasional. Delapan cabor dipertandingkan pada PON Bela Diri II 2026.

"Muaythai sejauh ini menjadi cabor paling menjanjikan,” kata Irmantara.

Cabor tersebut dinilai memiliki peluang prestasi tertinggi. Untuk Yongmoodo, atlet akan diambil dari unsur TNI, sebagian berlatar Judo dan tetap melalui seleksi lanjutan.

"Nanti tetap akan kami lihat dan pilih sesuai kebutuhan," ujarnya.

Seleksi bertujuan menyesuaikan komposisi tim terbaik. Atlet terpilih wajib menjalani program latihan maksimal, disamping juga KONI yang akan melakukan pemantauan fisik dan kesehatan berkala.

"Kami ingin pelatih memahami kekuatan kompetitor sejak dini," tegasnya.

KONI Jatim berharap pembinaan berjalan optimal hingga 2026. Persiapan taktis dinilai kunci menghadapi PON Bela Diri II yang dijadwalkan berlangsung di Manado akhir Juli 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....