Erupsi Anak Krakatau Ganggu 16 Penerbangan di Juanda

  • 06 Sep 2026 09:55 WIB
  •  Surabaya

‎RRI.CO.ID, Sidoarjo – Aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau berdampak pada konektivitas penerbangan di sejumlah bandara. Dampak berantai akibat penyesuaian operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, dan Radin Inten II Lampung turut memengaruhi operasional penerbangan di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo.

‎General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, mengatakan terdapat 16 penerbangan yang mengalami penyesuaian operasional. Dari jumlah tersebut, 12 penerbangan dibatalkan, sementara empat penerbangan lainnya mengalami perubahan jadwal atau berstatus standby.

‎“Dampak tersebut terjadi karena adanya penyesuaian operasional di beberapa bandara yang kemudian berpengaruh terhadap konektivitas dan rotasi penerbangan,” kata Muhammad Tohir, Minggu 6 September 2026.

‎Penerbangan yang terdampak meliputi rute Jakarta-Surabaya dan sebaliknya, serta sejumlah penerbangan lainnya. Di antaranya penerbangan Lion Air, Batik Air, Citilink, Pelita Air, dan Garuda Indonesia.

‎Menurut Tohir, pihak Bandara Internasional Juanda terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan maskapai serta pemangku kepentingan terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyesuaian operasional dapat ditangani sekaligus menjaga pelayanan kepada penumpang.

‎“Bandara Internasional Juanda terus melakukan pemantauan serta koordinasi secara intensif bersama maskapai dan stakeholder terkait untuk memastikan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan optimal,” ujarnya.

‎Bagi penumpang yang terdampak, pengelola Bandara Juanda mengaktifkan layanan service recovery dengan menyediakan makanan ringan dan minuman. Personel keamanan bandara, terminal inspector, serta customer service juga disiagakan di area terminal untuk membantu penumpang memperoleh informasi dan layanan yang diperlukan.

‎Tohir mengimbau calon penumpang memeriksa status penerbangan secara berkala melalui kanal resmi maskapai. Penumpang juga dapat menghubungi Contact Center Angkasa Pura Indonesia melalui nomor 172 untuk memperoleh informasi terbaru.

‎“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kerja sama seluruh pengguna jasa,” kata Tohir.

‎Bandara Internasional Juanda bersama seluruh pemangku kepentingan memastikan aspek keselamatan dan keamanan tetap menjadi prioritas selama berlangsungnya penyesuaian operasional penerbangan akibat aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....