BGN Copot Kepala SPPG Kalitengah, Investigasi Diperdalam

  • 02 Sep 2026 16:59 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID,Sidoarjo – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas menyusul dugaan keracunan massal yang berkaitan dengan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Tanggulangin, Kalitengah, Sidoarjo. BGN mengusulkan pencopotan Kepala SPPG sekaligus melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap penyebab kejadian yang berdampak pada 512 orang.

Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN Dr. Ketut Sumedana mengatakan, pencopotan Kepala SPPG menjadi salah satu langkah yang diusulkan BGN sebagai bentuk evaluasi terhadap pengelolaan SPPG tersebut.

“Kami mengusulkan kepada kepala SPPG tersebut untuk dilakukan suatu pencopotan sekaligus melakukan pergantian,” kata Ketut dalam keterangan yang diterima, Rabu 2 September 2026.

Selain itu, BGN telah menjatuhkan sanksi suspend berat selama 30 hari terhadap SPPG Talang Angin. Investigasi dilakukan bersama Dinas Kesehatan untuk memastikan penyebab dugaan keracunan sebelum hasilnya diumumkan kepada publik.

“Kami melakukan tindakan investigasi dengan Dinas Kesehatan terkait. Hasilnya nanti akan kita umumkan apa yang menyebabkan terjadinya keracunan,” ujar Ketut.

BGN mencatat sebanyak 512 orang terdampak dalam kejadian tersebut. Sebanyak 80 orang masih menjalani perawatan, 312 orang telah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang, sementara 120 orang masih menjalani observasi.

BGN menegaskan investigasi tidak hanya berhenti pada penelusuran penyebab keracunan, tetapi juga mengevaluasi pengelolaan dan pelaksanaan standar operasional SPPG. Hasil investigasi tersebut akan menjadi dasar BGN dalam menentukan langkah dan kebijakan selanjutnya terhadap SPPG yang bersangkutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....