Menag Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Sambut Tahun Baru 1448 Hijriah
- 15 Jun 2026 15:59 WIB
- Surabaya
Poin Utama
- Menag Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Sambut Tahun Baru 1448 Hijriah
- Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan secara fisik, tetapi juga perubahan sikap menuju kehidupan yang lebih baik
RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak umat Islam dan seluruh masyarakat Indonesia menjadikan momentum Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah sebagai sarana memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian kepada bangsa.
Dalam pesannya menyambut Tahun Baru Hijriah, Senin, 15 Juni 2026, Menag mengatakan hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan secara fisik, tetapi juga perubahan sikap menuju kehidupan yang lebih baik. Menurutnya, semangat hijrah perlu diwujudkan dengan meninggalkan sikap saling curiga dan membangun kepercayaan di tengah masyarakat.
"Hijrah mengajak kita untuk berpindah dari sikap saling curiga menuju saling percaya, dari perpecahan menuju persatuan, dari sikap apatis menuju kepedulian, serta dari orientasi pada kepentingan pribadi menuju pengabdian yang lebih luas bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan," kata Nasaruddin Umar, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 15 Juni 2026.
Ia menilai nilai-nilai tersebut semakin relevan di tengah berbagai tantangan sosial yang muncul pada era disrupsi. Karena itu, masyarakat diajak untuk memperkuat dialog, menjaga toleransi, dan merawat persaudaraan kebangsaan sebagai bagian dari implementasi semangat hijrah.
"Di tengah era disrupsi yang ditandai oleh menguatnya sikap individualistik, perbedaan pandangan, dan berbagai tantangan sosial yang kompleks, nilai-nilai hijrah perlu kita wujudkan dalam bentuk kesediaan untuk membangun dialog, memperkuat toleransi, dan merawat persaudaraan kebangsaan," ujarnya.
Menurut Menag, perbedaan yang ada di tengah masyarakat tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan. Sebaliknya, perbedaan dapat menjadi kekuatan untuk bersama-sama membangun kemajuan dan kemaslahatan.
Ia menambahkan, peristiwa hijrah Rasulullah SAW mengajarkan pentingnya persaudaraan, keadilan, dan kepedulian sosial dalam membangun peradaban. Karena itu, masyarakat diharapkan berani memulai perubahan dari diri sendiri, sejalan dengan pesan dalam Surah Ar-Ra'd ayat 11 bahwa perubahan akan terjadi ketika manusia berupaya memperbaiki dirinya.
Menutup pesannya, Menag mengucapkan selamat Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah kepada seluruh umat Islam. Ia berharap momentum pergantian tahun menjadi pengingat untuk terus meningkatkan kualitas diri dan memperkuat kontribusi bagi kemajuan bangsa. "Semoga Allah SWT senantiasa membimbing setiap langkah kita serta melimpahkan rahmat dan keberkahan-Nya kepada bangsa Indonesia," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....