Nama Ma’ruf Amin Menguat Jelang Muktamar NU

  • 04 Feb 2026 08:16 WIB
  •  Surabaya

‎RRI.CO.ID, Surabaya – Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), wacana mengusung kembali Prof. Dr. (HC) K.H. Ma’ruf Amin sebagai Rais Aam PBNU periode 2026–2031 menguat. Sejumlah kiai menilai sosok mantan Wakil Presiden RI tersebut masih sangat relevan dengan kebutuhan kepemimpinan NU di era abad kedua.

‎Pengasuh Pesantren Bina Islam Cendekia Cirebon, KH. Imam Jazuli, Lc., MA, menegaskan bahwa posisi Rais Aam menuntut kualifikasi khusus, bukan sekadar popularitas. Menurutnya, Kiai Ma’ruf Amin memenuhi standar keilmuan, integritas moral, pengalaman organisasi, serta kemampuan membaca dinamika kebangsaan dan global.

‎“Kiai Ma’ruf adalah ulama yang ‘aliman dan faqihan, dengan sanad keilmuan kuat hingga Syaikh Nawawi al-Bantani. Ia juga memiliki kapasitas teknokratik yang jarang dimiliki kiai lain,” ujar KH. Imam Jazuli dalam keterangan yang diterima, Rabu 4 Februari 2026.

‎Ia menilai, kombinasi keulamaan pesantren dan pengalaman kenegaraan menjadikan Kiai Ma’ruf mampu menjembatani nilai-nilai keislaman dengan kebijakan publik, khususnya dalam penguatan ekonomi syariah dan tata kelola organisasi modern.

‎Terkait rekam jejak organisasi, KH. Imam Jazuli menyinggung peristiwa 2019 ketika Kiai Ma’ruf melepas jabatan Rais Aam karena maju sebagai Wakil Presiden RI. Menurutnya, hal itu justru menunjukkan kedewasaan NU dalam menjaga konstitusi organisasi dan marwah jam’iyah.

‎Dengan berakhirnya masa tugas Kiai Ma’ruf di pemerintahan, hambatan konstitusional dinilai tidak lagi relevan. KH. Imam Jazuli menyebut setidaknya tiga keunggulan utama: bobot kenegarawanan, pemahaman mendalam atas dinamika internal NU, serta kapasitas teknokratis untuk mempercepat kemandirian ekonomi warga NU.

‎“Kiai Ma’ruf adalah figur pemersatu yang mampu menjaga tradisi sekaligus mendorong pembaruan. NU membutuhkan Rais Aam yang kuat secara spiritual, tertib secara organisatoris, dan progresif menjawab tantangan zaman,” katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....