Aktivitas Pendidikan Ponpes Al-Khoziny Segera Aktif Kembali
- 10 Okt 2025 21:41 WIB
- Surabaya
KBRN, Sidoarjo: Aktivitas pendidikan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, akan segera kembali berjalan setelah tragedi runtuhnya bangunan musala yang menewaskan puluhan santri pada awal Oktober lalu. Pihak pesantren menargetkan kegiatan belajar mengajar dibuka kembali dalam waktu dua hingga tiga minggu mendatang di lokasi yang berbeda dari bangunan utama.
Juru bicara Ponpes Al Khoziny, KH Zainal Abidin, mengatakan, proses pembelajaran sementara akan dipusatkan di Kampus 2 Al Khoziny, yang terletak di belakang kompleks utama pesantren, serta di Ponpes Al Falah Siwalan Panji Sidoarjo, yang masih satu jaringan pendidikan.
“Seluruh santri sementara dipulangkan ke rumah masing-masing pascakejadian. Insya Allah dalam dua hingga tiga minggu ke depan mereka sudah dapat kembali belajar di tempat yang baru,” ujar KH Zainal Abidin, Jumat (10/10/2025).
Ia menjelaskan, sebelum kegiatan belajar dimulai kembali, pihak pesantren akan melakukan pendataan ulang terhadap seluruh santri serta memastikan lokasi belajar sementara memenuhi standar keamanan dan kenyamanan.
“Kami ingin memastikan proses belajar berlangsung aman dan tertib. Semua fasilitas sementara sedang disiapkan agar para santri bisa kembali menimba ilmu dengan tenang,” ujarnya.
Tragedi runtuhnya musala di Ponpes Al Khoziny yang menewaskan 67 santri itu masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian. Pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap penyebab utama insiden yang menyita perhatian publik nasional tersebut.
Meski duka masih menyelimuti, langkah cepat pihak pondok untuk memulihkan kegiatan belajar dinilai penting guna menjaga semangat para santri dan keberlanjutan pendidikan di salah satu pesantren tertua di Sidoarjo itu.
“Semangat santri harus terus dijaga. Insya Allah, kami bangkit dan tetap meneruskan perjuangan pendidikan,” kata KH Zainal Abidin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....