Tim SAR Perpanjang Evakuasi di Al-Khoziny Hingga Hari Kedelapan
- 06 Okt 2025 08:45 WIB
- Surabaya
KBRN, Sidoarjo: Memasuki hari kedelapan pasca runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Tim SAR gabungan resmi memperpanjang masa operasi pencarian dan evakuasi korban.
Direktur Operasi Basarnas Pusat, Bramantyo, menyatakan keputusan perpanjangan masa evakuasi ini diambil setelah dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap situasi di lapangan.
“Kami memperpanjang masa operasi hingga hari kedelapan untuk memastikan tidak ada satu pun korban yang tertinggal di lokasi. Prinsip kami, setiap santri yang masih dalam pencarian harus ditemukan dan seluruh hak keluarga korban terpenuhi,”ujar Bramantyo kepada wartawan di Sidoarjo, Senin (6/10/2025).
Ia menegaskan, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, serta relawan akan terus bekerja dengan dukungan alat berat dan pendeteksi panas guna memaksimalkan pencarian di area reruntuhan.
Selain itu, posko utama di sekitar lokasi kejadian juga tetap beroperasi penuh, termasuk layanan dukungan bagi keluarga korban dan santri yang selamat.
“Kami memahami betapa berat situasi bagi keluarga. Karena itu, kami pastikan upaya pencarian tidak akan dihentikan sebelum seluruh proses tuntas secara manusiawi,”imbuhnya.
Sementara itu, hingga Senin (6/10) pagi, Tim SAR masih terus melakukan penyisiran pada beberapa titik prioritas yang sebelumnya sulit dijangkau alat berat.
Operasi pencarian ini sebelumnya dijadwalkan berakhir pada Minggu (5/10), namun dengan pertimbangan kemanusiaan dan masih adanya laporan santri yang belum ditemukan, evakuasi resmi diperpanjang satu hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....