Hari Kelima Wali Santri Terus Menanti
- 03 Okt 2025 12:02 WIB
- Surabaya
KBRN, Sidoarjo: Di tengah proses evakuasi korban ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, orang tua santri terus diliputi rasa cemas. Salah satunya Lutfi Andik warga Surabaya, wali santri yang hingga hari kelima masih mencari kepastian keberadaan anaknya, Azam Habibi.
Lutfi mengaku, sebelumnya ia mendapat informasi dari pihak pondok bahwa sang anak telah pulang. Namun, setelah ia telusuri ke posko pencarian dan sejumlah rumah sakit rujukan, keberadaan Azam belum juga ditemukan.
“Saya sudah tanya ke pihak pondok, katanya anak saya sudah pulang. Tapi setelah saya cari ke posko dan rumah sakit, sampai hari ini belum ada kepastian. Saya hanya berharap anak saya segera ditemukan,” tutur Lutfi dengan suara bergetar, Jumat (3/10/2025).
Situasi ini menambah duka mendalam bagi keluarga para santri, mengingat hingga hari kelima pencarian, tim SAR gabungan masih berupaya mengevakuasi korban dari bawah reruntuhan bangunan.
Berdasarkan data terakhir, total 110 santri tercatat sebagai korban musibah ini, dengan tujuh orang meninggal dunia dan 103 santri lainnya dinyatakan selamat serta mendapat perawatan di rumah sakit.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....