PBNU Sampaikan Duka Mendalam Musibah Ponpes Al Khoziny

  • 30 Sep 2025 13:09 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Sidoarjo: Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah ambruknya musala Pondok Pesantren Al-Khoziny, Desa Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (29/9/2025) sore itu hingga kini menelan 98 korban santri, dengan tiga di antaranya meninggal dunia.

Gus Yahya, sapaan akrabnya, bersama Wakil Ketua Umum PBNU KH Amin Said Husni, meninjau langsung lokasi kejadian pada Selasa (30/9/2025). Keduanya mendengarkan kronologi peristiwa dari pengasuh Ponpes Al-Khoziny, KHR Abdus Salam Mujib.

“Dalam kunjungan ini, kami mendengarkan langsung penjelasan beliau dan meninjau lokasi kejadian,” ujar Gus Yahya usai pertemuan, Selasa (30/9/2025).

Selain meninjau lokasi, Gus Yahya juga menyampaikan simpati kepada para wali santri yang masih menunggu kabar di sekitar area evakuasi. Ia mengajak seluruh pihak untuk menguatkan doa agar santri yang masih dalam proses pencarian dapat segera ditemukan.

“Kami ikut merasakan kecemasan para orang tua. Mari kita panjatkan doa bersama, semoga seluruh santri yang masih dicari diberikan keselamatan oleh Allah SWT. Amin ya Rabb al-‘Alamin,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan relawan masih terus melakukan penyisiran di bawah reruntuhan musala berlantai tiga yang ambruk saat dipadati ratusan santri menunaikan salat Ashar berjemaah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....