Basarnas Waspadai Retakan Susulan saat Evakuasi Ponpes Khoziny
- 30 Sep 2025 12:33 WIB
- Surabaya
KBRN, Sidoarjo: Retakan susulan di lokasi reruntuhan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny Buduran, Sidoarjo, menjadi tantangan serius bagi tim gabungan dalam proses evakuasi.
Kepala Basarnas Surabaya, Nanang Sigit, mengungkapkan retakan baru muncul saat tim masih melakukan pencarian. Kondisi ini membuat proses evakuasi berjalan lebih hati-hati karena dikhawatirkan akan menimpa korban maupun tim penyelamat.
“Bangunan masih rentan dan ada retakan susulan, sehingga tim harus ekstra waspada. Kami minta masyarakat sekitar dan pihak lain mensterilkan lokasi agar proses evakuasi berjalan aman dan lancar,” ujar Nanang, Selasa (30/9/2025).
Musala yang ambruk pada Minggu (29/9/2025) sore itu roboh ketika ratusan santri tengah melaksanakan sholat Ashar berjamaah. Sebagian besar santri berhasil menyelamatkan diri, namun puluhan lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit di Sidoarjo. Hingga Selasa (30/9/2025) pagi, tercatat tiga santri meninggal dunia dari total 98 korban musibah ambruknya musala berlantai tiga tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan relawan masih terus melakukan penyisiran di antara puing-puing bangunan dengan prioritas utama mencari korban yang diduga masih terjebak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....