Santri Selamat Ceritakan Detik Bangunan Ambruk
- 30 Sep 2025 11:02 WIB
- Surabaya
KBRN, Sidoarjo: Kesaksian pilu datang dari salah satu santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny Buduran, Sidoarjo, yang selamat dari ambruknya gedung tiga lantai asrama putra. Kevin (16), santri kelas menengah di ponpes tersebut, berhasil menyelamatkan diri setelah merangkak melalui celah reruntuhan bangunan.
Kevin mengaku detik-detik peristiwa itu terjadi begitu cepat. Saat itu ia bersama ratusan santri sedang melaksanakan sholat Ashar berjamaah.
“Bangunan tiba-tiba roboh waktu kami masuk rakaat ketiga menuju rakaat keempat. Semua orang panik, berusaha lari. Saya beruntung menemukan celah di reruntuhan, merangkak, lalu bisa keluar. Saya hanya berharap teman-teman lain yang masih tertimbun segera bisa diselamatkan,” tutur Kevin, Selasa (30/9/2025).
Peristiwa nahas tersebut menyebabkan sedikitnya 84 santri menjadi korban. Ada yang meninggal dunia, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka dan telah dievakuasi ke tiga rumah sakit terdekat, yakni RS Islam Siti Hajar, RS Delta Surya, dan RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo.
Kepala Basarnas Surabaya, Nanang Sigit, menegaskan pihaknya bersama tim gabungan terus melakukan upaya pencarian.
“Fokus kami tetap pada penyelamatan korban yang diduga masih terjebak di bawah reruntuhan. Kami menggunakan peralatan khusus agar tidak menimbulkan getaran berlebih dan membahayakan korban yang masih hidup,” jelas Nanang.
Hingga Selasa (30/9) pagi, tim gabungan dari Basarnas, BPBD, Tagana, TNI, Polri, dan relawan masih berjibaku di lokasi. Posko utama juga terus dibuka bagi keluarga santri yang menanti kabar mengenai kerabatnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....