Tangisan Santri Terdengar di Reruntuhan Ponpes Al Khoziny
- 29 Sep 2025 19:11 WIB
- Surabaya
KBRN, Sidoarjo: Suasana haru mewarnai proses evakuasi ambruknya gedung bertingkat aula santri putra Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Minggu (29/9/2025). Tim penyelamat masih mendengar suara tangisan dari dalam reruntuhan, pertanda masih ada santri yang terjebak di bawah bangunan yang roboh.
Kepala Basarnas Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan pihaknya terus berupaya keras menyelamatkan para korban dengan menggunakan alat berat khusus yang minim getaran. Hal ini dilakukan untuk menjaga keselamatan santri yang masih hidup di dalam reruntuhan.
“Alat berat yang kami turunkan dipilih yang minim getaran karena masih terdengar tangisan dari dalam. Itu tanda masih ada santri yang harus segera kami selamatkan,” kata Nanang Sigit saat ditemui di lokasi evakuasi.
Sejauh ini, puluhan santri berhasil dievakuasi, sebagian mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Hingga kini data pasti korban meninggal belum diketahui,
“Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati karena kondisi bangunan masih miring dan berpotensi roboh kembali,” tambah Nanang.
Tim gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan relawan hingga kini masih terus melakukan pencarian. Fokus utama adalah menyelamatkan korban yang masih terjebak hidup di antara puing-puing bangunan.
“Kami mohon doa masyarakat agar proses evakuasi berjalan lancar dan korban yang masih hidup segera bisa diselamatkan,” pungkas Nanang Sigit.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....